Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat sekitar 21.173 desa atau 28,2 persen dari total 74.953 desa di Indonesia masuk kategori tertinggal dan sangat tertinggal.
"Dari 74.953 Desa yang ada masih ada 3.540 desa yang sangat tertinggal dan 17.633 desa yang tertinggal. Pekerjaan rumah masih sangat berat untuk beberapa tahun ke depan, " jelas Wakil Menteri Desa PDTT Budie Arie Setiadi seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (12/6).
Salah satu tantangan pembangunan desa, katanya, terletak pada minimnya akses listrik dan internet. Saat ini, masih ada 433 desa tanpa listrik dan 13.577 desa yang belum memiliki akses internet.
Baca Juga:
Dalam upayanya memberdayakan penduduk desa, pemerintah katanya, terus meningkatkan pembangunan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen sosial ekonomi untuk pembangunan desa.
"BUMDes adalah instrumen sosial ekonomi bagi warga desa untuk maju. Saat ini baru 18.195 BUMDes yang sudah di-profiling. Dan saat ini sudah ada 4.651 BUMDES yang sudah masuk klasifikasi maju," tuturnya.
Baca Juga:
Ia menambahkan, mayoritas sebaran daerah tertinggal tersebut berada di Indonesia Timur atau sebanyak 84 persen. Jika dihitung dalam kabupaten/wilayah, ada 102 wilayah tertinggal dari 122 wilayah yang berada di bagian timur Indonesia. Artinya, hanya 20 wilayah tertinggal saja yang ada di Indonesia bagian Barat dan Tengah.
"Sampai hari ini terdapat 122 Kabupaten atau daerah tertinggal yang 84 persen di antaranya atay 102 Kabupaten ada di kawasan Timur. Jadi bisa dibayangkan kesenjangan pembangunan ekonomi Indonesia," terangnya.
Tercatat masih ada 433 kabupaten di Indonesia Timur yang belum dialiri setruman listrik. Rincinya, 325 kabupaten ada di Papua, 102 di antaranya di Papua Barat, 5 kabupaten di NTT dan satu kabupaten di Maluku.
Sementara, dari 14.265 desa yang mengecap fasilitas listrik, baru 54 persen yang menggunakan jasa PLN. Sisanya sebesar 19,6 persen menggunakan aliran listrik mandiri, 23,2 persen non-PLN dan 3 persen lainnya belum berlistrik.
"Dari Peta Kelistrikan di 14.265 desa register Maluku Papua Nusa Tenggara di mana PLN baru 54 persen, sementara yang mandiri (LTSHE) dan non PLN dan ada 3 persen yang belum berlistrik," imbuh Budie.
Untuk akses internet, dari total 13.577 desa yang belum memiliki akses internet, Papua dan Papua Barat menjadi wilayah yang paling memprihatinkan. Rincinya, sebanyak 4.506 desa berada di kawasan Papua Barat dan 1.363 di Papua.
(CNNIndonesia.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim