Kejari Rohul Tetapkan 4 Tersangka Kredit Fiktif Rp2,59 Miliar di BRK Syariah Dalu-Dalu
kabarmelayu.com,ROHUL Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu menetapkan empat tersangka berinisial S, SS, H.A, dan SL dalam perkara dugaan t
Hukrim
JAKARTA - Sejumlah karya sastra yang menggambarkan praktik dan perlawanan terhadap korupsi telah diterbitkan setelah Indonesia merdeka. Salah satunya novel "Korupsi" karya Pramoedya Ananta Toer yang diterbitkan pada tahun 1954.
Meskipun karya sastra tersebut berbentuk fiksi, sejarawan, Bonnie Triyana menilai hal tersebut merupakan penggambaran mengenai masalah sosial yang dihadapi masyarakat pada masanya. Bahkan, Bonnie menyebut banyak sastrawan yang mengangkat tema serupa.
Misalnya novel "Orang-Orang Proyek" oleh Ahmad Tohari hingga Ramadhan KH dengan karyanya yang berjudul "Ladang Perminus".
Baca Juga:
"Itu novel yang sebetulnya melukiskan keadaan bagaimana praktik korupsi di tubuh Pertamina yang merugikan negara banget, yang mungkin hasil korupsi juga enggak habis dimakan tujuh turunan. Nah itu juga menginspirasi novel dan sangat menarik ketika praktik korupsi ini menjadi tema-tema novel," kata Bonnie kepada Liputan6.com.
Karena itu, dia menyebutkan berbagai praktik korupsi sudah terjadi sejak masa penjajahan dan polanya masih terbawa dari masa ke masa. Saat masa kolonial kata Bonnie saat tanam paksa pun praktik korupsi telah terjadi yang dilakukan oleh para kaum feodal.
Baca Juga:
"Jadi mulai camat, bupati ke atas itu. Mereka yang mengoperasionalkan kekuasaan di dalam kolonialisme yang berkawinlah dengan kolonialisme. Ketika kopi disetorkan ke VOC misalkan, petaninya cuma dapat 1-2 sen, harga si elit feodal nya itu mark-up harga dinaikkan lagi ke VOC. Selisihnya itu sudah korupsi," ucapnya.
Kemudian contoh lainnya yaitu praktik upeti. Atau kebiasaan memberikan hadiah yang secara finansial dan ekonomi saat itu belum bagus kepada petinggi wilayah atau pengusaha saat itu.
"Dalam pola yang lebih modern sekarang itu, kayak ngasih uang tanda terima kasih, tanda hadiah atau apa pun itu, gratifikasi lah katakanlah. Nah, hubungan ini berlangsung ratusan tahun dalam kebudayaan kita. Sedikit banyak praktiknya masih ada," papar dia.
Pola Korupsi Saat Ini Bentuk Modifikasi dari Peristiwa Sebelumnya
Selanjutnya, berhubungan dengan otoritas feodal, misalnya sebelum adanya Pilkada yang memberikan jabatan kepada keturunannya. Sedangkan untuk saat ini warisan yang tersisa di era modern yaitu berhubungan dengan partai politik.
"Partai politik kalau udah mau pemilu orang ngomongnya pakai duit semua. Hubungan yang terjalin antara orang yang mau dipilih sama yang memilih itu hubungan duit. Untuk daerah tertentu misalkan, dia untuk menjaga masanya ada istilahnya biaya patronase, ngasih uang supaya dia tetap memberi dukungan. Ini pola-pola yang menurut hemat saya diwariskan dari masa lalu," ujar Bonnie.
Dia menegaskan, praktik korupsi yang terjadi saat ini merupakan warisan masa lalu dan telah dimodifikasi. "Tapi kelakuannya polanya sama. Kalau pertanyaannya seberapa banyak garong seberapa banyak yang dicuri segala macam, pasti banyak. Jadi kita alihkan sedikit geser pemahamannya seberapa kuat dan seberapa serius kita memeranginya. Bahkan kalau sudah diperangi aja masih ada tuh orang korupsi, apalagi enggak," Bonni menjelaskan.
kabarmelayu.com,ROHUL Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu menetapkan empat tersangka berinisial S, SS, H.A, dan SL dalam perkara dugaan t
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Dalam rangka menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (a) ke130, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/In
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Dalam rangka pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke130, Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) mengge
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke130 Tahun 2026 Kodim 0314/Inhil resmi dibuka. Upacara pembukaan te
TNI/Polri
kabarmelayu.com,DUMAI Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai membuka 522 lowongan kerja dari 27 perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Provinsi Riau Tahun 2026 Tahap I resmi disalurkan.
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menggelar kegiatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026. Helat itu akan me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ribuan pemuda di Kota Pekanbaru bergerak serentak di 15 kecamatan melalui program Pemuda Lestari. Mereka mengg
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Upacara peringatan Hari Jadi ke27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Kantor Bup
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini mengikuti Pemaparan dan Wawancara Penjari
Pemerintahan