Rabu, 23 September 2026 WIB

Bangun Persahabatan Dan Profesionalitas: Prajurit TNI Laksanakan Latihan Militer Multinasional Di Australia

Harijal - Jumat, 14 Juli 2023 23:31 WIB
Bangun Persahabatan Dan Profesionalitas: Prajurit TNI Laksanakan Latihan Militer Multinasional Di Australia
Puspen TNI

JAKARTA - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, S.I.P., melepas 118 prajurit TNI gabungan tiga matra untuk diberangkatkan ke Australia dalam rangka mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Talisman Sabre 2023 dalam sebuah Apel Pemberangkatan yang berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Dalam amanatnya, Asops Panglima TNI menerangkan bahwa Latgabma Talisman Sabre ini adalah Latihan Multinasional yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali oleh Australia. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan Prajurit Angkatan Bersenjata dalam rangka uji kemampuan militer di masa krisis dan tindakan kontijensi di kawasan regional Asia Pasifik.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai delegasi TNI terpilih dan ditunjuk untuk melaksanakan latihan, para peserta telah memiliki pengalaman serta kualifikasi yang diharapkan dalam Latgabma ini, sehingga diharapkan akan dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman sekembalinya ke Tanah Air.

Baca Juga:

“Saya perintahkan kepada saudara sekalian prajurit kebanggaan rakyat Indonesia, untuk melaksanakan latihan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan disiplin, semangat, kerja sama dan kekompakan serta interoperabilitas prajurit tiga matra TNI yang profesional kepada tuan rumah,” tegas Asops Panglima TNI.

Menutup amanatnya, Asops Panglima TNI berpesan kepada seluruh peserta delegasi TNI untuk mengutamakan zero accident dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan latihan serta menjalin komunikasi dan kerja sama secara profesional dengan prajurit Multinasional dalam rangka mempererat hubungan internasional Angkatan Bersenjata. 

Baca Juga:

Pada pelaksanaan Talisman Sabre tahun 2023 ini akan dilaksanakan serangkaian Latma diantaranya: Air Lift Operation, Joint Land Combat Operation, Airborne Operation, Amphibious Operation yang diikuti oleh Indonesia dan melibatkan beberapa negara yaitu Australia, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Kanada, Jerman, Perancis, Konga dan Selandia Baru.
#tnipatriotnkri
#nkrihargamati
#tnikuatrakyatbermartabat
Autentikasi: Kabid Peninter Puspen TNI Kolonel Arm Suhendro Oktosatrio

SHARE:
beritaTerkait
Penerima Bansos Agar tak Terlibat Pinjol dan Judol
Diduga Rp500 Juta untuk Cari Proyek Pemerintah, Kini Muncul Permintaan Rp1,3 Miliar
Syiar Dakwah, Azwendi Fajri Dukung Penuh Bengkel Da'i
Soal Konflik Lahan di Rupat, Pemkab Bengkalis Buka Audiensi dengan Masyarakat
Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
Legislator PKS Minta 30 Korporasi Karhutla Ditindak Tegas
komentar
beritaTerbaru