Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
JAKARTA - Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku dirinya sudah memperkirakan, grasi yang diberikan kepada mantan pimpinan KPK Antasari Azhar memiliki motif politik. Dibebaskannya Antasari juga, menurut dia, tiada lain untuk mendiskreditkan SBY.
"Yang saya perkirakan terjadi. Nampaknya grasi kepada Antasari punya motif politik & ada misi utk serang & diskreditkan saya (SBY)," kata SBY dalam akun Twitter resminya pada Selasa (14/2/17) kemarin.
Perkiraan SBY dirasanya lebih kuat setelah Antasari mengeluarkan pernyataan yang dianggap fitnah dan tuduhan keji oleh sang mantan presiden. Pernyataan tersebut dilontarkan Antasari sehari menjelang pencoblosan di Pilgub DKI Jakarta, yang SBY menduga itu telah direncanakan.
Baca Juga:
"Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya," kata SBY.
SBY menduga fitnah dan tuduhan keji yang dilancarkan adalah untuk menghambat pasangan Agus-Sylvi di Pilgub DKI Jakarta. Seperti diketahui, Agus Harimurti Yudhoyono merupakan putra sulung SBY yang turut dalam kontestasi Pilgub DKI 2017.
Baca Juga:
"Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Februari 2017," katanya.
Semua kicauan dalam akun Twitter SBY bertanda *SBY*, yang artinya ditulis langsung oleh ketua umum Partai Demokrat. Seperti diberitakan sebelumnya, mantan ketua KPK Antasari Azhar mengungkapkan, presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlibat dalam kriminalisasi terhadap dirinya pada 2009. Menurut Antasari, hal tersebut berawal dari KPK tengah menangani kasus Aulia Pohan, yang merupakan besan SBY terkait korupsi aliran dana BI.
Antasari melanjutkan, SBY kemudian mengutus Hari Tanoesoedibyo mendatangi kediamannya untuk meminta agar Aulia Pohan tidak ditangkap. Namun, Antasari mengaku tidak memgindahkan permintaan tersebut karena SOP KPK, ketika tersangka sudah harus ditahan.(ROL/rec)
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim