Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
JAKARTA - Guru dan siswa kelas XI berpendapat tentang tidak efektifnya sistem Ujian Nasional (UN) yang akan dihadapi oleh siswa kelas XII pada tahun 2017.
Seorang guru Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Bogor, Jawa Barat, Helmidar, mengatakan, kesulitan pada sistem UN di tahun ini yaitu waktu simulasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) terlalu singkat.
"Waktu simulasi UNBK sangat singkat, sehingga siswa-siswinya agak kesulitan beradaptasi dengan sistem UNBK di tahun ini," kata Helmidar yang merupakan guru pendidikan kewarganegaraan (PKN), Rabu (15/3/2017).
Baca Juga:
Helmidar juga menyarankan agar nantinya pihak sekolah lebih menyiapkan fasilitas untuk menunjang kebutuhan UNBK.
"Hal penting yang harus disiapkan dari sekarang untuk UN di tahun depan, pihak sekolah harus meningkatkan fasilitas, seperti laboratorium komputer yang lengkap sesuai dengan kebutuhan UNBK," ujarnya.
Baca Juga:
Sementara itu, salah satu siswa kelas XI di SMAN 11 Tangerang Selatan, Banten, Nandhes Egar Panitih menyampaikan pendapatnya mengenai sistem UN di tahun ini yang terlihat kurang bagus.
"Saya bingung dengan sistem UN di tahun ini karena hanya salah satu mata pelajaran penjurusan saja yang diujikan sedangkan selama ini kami belajar tiga pelajaran penjurusan. Jadi menurut saya, lebih baik yang diujikan semua mata pelajaran di penjurusan," paparnya.
Nandhes juga menambahkan bahwa ia menganggap UN di tahun ini terlalu merepotkan dan terlalu banyak yang diujikan seperti, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan UN.
"Meskipun di tahun ini saya belum menghadapi ujian kelulusan tapi menurut saya, sebaiknya yang diujikan sebagai standar kelulusan itu hanya salah satunya saja misalnya USBN atau UN," tuturnya.
Pada tahun ini, seluruh siswa kelas XII di Indonesia akan menghadapi UN dan USBN. Perbedaan UN dan USBN yakni soal-soal UN akan dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedangkan soal-soal USBN oleh guru-guru sekolah yang tergabung dalam musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan kelompok kerja guru (KKG) sebagai organisasi profesi.
Penyelenggaraan UN di tahun ini akan dilaksanakan pada 10-13 April 2017, sedangkan USBN pada sekitar akhir di bulan Maret.
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport
Kemnaker Kembali Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Kearsipan dengan Kategori Sangat Memuaskan dan SJTN 2026
Pemerintahan