Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
JAKARTA - Rombongan Pemuda NTB yang berdomisili di Jakarta mendatangi rumah penghina Gubernur TGH Zainul Majdi, Steven Hadisurya Sulistyo pada Sabtu (15/4), kemarin. Kedatangan mereka untuk bertabayyun dan meminta pertanggungjawaban Steven atas kata-kata rasis yang dilontarkan pada Tuan Guru Bajang.
perwakilan PPS BD, Ady Ardiansah mengatakan, kedatangan rombongan Peguyuban Pascasarjana Bima-Dompu (PPS BD), Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan (HIMMAH NW), dan Ikatan Mahasiswa Sasak (IMSAK) ini sempat ingin dihalangi. Sejumlah petugas keamanan, aparat Kepolisian dan perwakilan warga Kedoya Baru, Blok F 2/15, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat keluar menanyakan identitas dan surat mandat.
Setelah diajak negosiasi sekitar 20 menit. Rombongan ini pun diizinkan melihat langsung rumah Steven. Dari luar, gerbang di gembok, sementara suasana rumah tampak berantakan dan tak terurus.
Kepada pemuda yang datang, Kepala Keamanan kompleks, Hermanto mengatakan, rumah tersebut sudah tidak ditempati sejak 2007. Ady mengaku sangat heran dengan pengakuan kepala keamanan tersebut.
Baca Juga:
"Sebelas tahun tak ditempati pemiliknya, Hermanto juga mengaku beberapa hari ini banyak orang yang lalu lalang menanyakan alamat rumah tersebut," kata Ady.
Menurut Ady, pemuda NTB sangat kecewa dengan sikap Steven tersebut. "Niatan baik kami dibalas dengan kesombongan dan keangkuhannya," ujarnya.
Baca Juga:
Ady mengatakan, sikap tidak kooperatif Steven dan keluarganya dalam kasus ini akan membuat warga NTB semakin tersakiti dan dipermainkan. Apalagi, yang dihina itu adalah pemimpin dan simbol utama NTB. "Saya takut kalau masalah ini terus dibiarkan, warga NTB akan bergerak sendiri mencari anak ini (Steven)," katanya.
Masalah ini juga membuat warga NTB merasa tak dihargai setelah menjaga bingkai keragaman selama ini. "Untuk itu kami meminta polisi segera bergerak dan mengamankan anak itu," harapnya.
Ketum HIMMAH NW Jakarta, Alimudin mengatakan, pihaknya tidak akan berdiam diri dan duduk berpangku tangan atas kasus ini."Perlu diingat bahwa TGB itu adalah sesepuh kami, dan simbol ulama besar Islam Indonesia," katanya.
Walaupun TGB sudah memaafkan Steven, kata dia, reaksi masyarakat harus ditanggapi dengan cepat.(ROL)
kabarmelayu.com,KAMPAR Babinsa Koramil 06/Siak Hulu, Serma Gali Handoko, menghadiri malam puncak peringatan HUT RI ke81 tahun 2026, Sabtu
Sosial
kabarmelayu.com,BENGKALIS Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui sinergi den
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Aksi pemerasan disertai ancaman kekerasan berhasil diungkap jajaran Polsek Sukajadi. Korbannya seorang pria ya
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam
TNI/Polri
kabarmelayu.com,YOGYAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), me
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SUMUT Ratusan anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur didampingi Tim Pengacara, LSM Penjara Rohul, dan Ketua Adat men
Peristiwa
kabarmelayu.com, PEKANBARU Upaya menjaga kesehatan masyarakat terus dilakukan di tengah kondisi udara Kota Pekanbaru yang terdampak kabut
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian Gerakan Pramuka terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata dalam mewujudkan Zero Stunt
Sosial
kabarmelayu.com,TEMBILAHAN Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, membakar lahan gambu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, melakukan peninjauan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di K
Hukrim