Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

JK Kritisi Pemberitaan Media Asing Soal Pilkada DKI

Harijal - Jumat, 21 April 2017 07:25 WIB
JK Kritisi Pemberitaan Media Asing Soal Pilkada DKI
Antara/Rosa Panggabean
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) melepas Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Michael R. Pence (kiri depan) usai pertemuan bilateral di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (20/4).

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengkritisi media luar negeri yang dinilainya kurang adil dalam pemberitaan terkait Pilkada DKI Jakarta.

JK saat memberikan sambutan dalam peluncuruan buku Takziah Muhammadiyah untuk KH A Hasyim Muzadi di Jakarta, Kamis malam (20/4), mengatakan ia menyampaikan hal itu saat pertemuannya dengan Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Richard Pence.

"Soal pilkada tadi saya ketemu Wakil Presiden Mike Pence saya bilang juga, tidak adil ini media luar karena yang menang yang banyak didukung oleh teman-teman organisasi Islam dan sebagainya dianggap garis keras yang menang," katanya.

Baca Juga:

Ia mengatakan, Anies Baswedan merupakan salah satu tokoh Islam moderat paling lembut. "Karena ada imam besar dianggap keras, padahal dukung saja ini, padahal apa pun demokrasi siapa pun apakah yang dipilih oleh yang ringan yang keras, tetap dong demokrasi tidak ada bedanya karena dipilih orang banyak," katanya.

Ia menambahkan, dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta yang telah berlangsung Kamis (19/4) yang menang adalah demokrasi. "Mudah-mudahan dapat dipahami yang menang demokrasi, itu kita hormati semuanya," katanya.

Baca Juga:

Baca: Media Asing Sebut Pilkada DKI Kemenangan Kelompok Konservatif Muslim

Jusuf Kalla menerima Pence di Istana Wakil Presiden sekitar pukul 11.30 WIB dan melakukan pertemuan bilateral hingga pukul 12.30 WIB. Dalam pertemuan tersebut JK mengatakan Pence datang pada saat yang tepat untuk melihat kehidupan demokrasi Indonesia pascapilkada yang dewasa.

"Saya mengatakan, Anda datang pada saat yang tepat, pilkada selesai, kita sudah jabat tangan, tidak ada lagi ribut-ribut, itulah demokrasi Indonesia, jadi dia tidak menyinggung lagi," kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan JK untuk menanggapi pertanyaan terkait hasil pertemuan bilateral dengan Pence tentang toleransi dan Islam moderat. Meskipun demikian, JK menggarisbawahi Indonesia dan AS sepakat mempererat kerja sama peningkatan nilai toleransi dan Islam moderat.(ROL)

Sumber : Antara

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur
komentar
beritaTerbaru