Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

Pemuda Kaili Tolak Maaf Tertutup Ketum PMII

Harijal - Kamis, 18 Mei 2017 12:55 WIB
Pemuda Kaili Tolak Maaf Tertutup Ketum PMII
Antara/Basri Marzuki
Gubernur Sulteng Longki Djanggola (tengah)

PALU - Front Pemuda Kaili (FPK) Sulawesi Tengah menolak permohonan maaf Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Aminuddin Ma'ruf bila disampaikan secara tertutup. Ketua FPK Erwin Lamporo mengemukakan, pernyataan permohonan maaf Ketum PB PMII itu harus disampaikan secara terbuka di tempat umum.

"Tidak boleh memohon maaf secara tertutup atau di tempat privat. Tetapi harus di tempat terbuka, di tempat umum," ungkap Erwin Lamporo, Rabu (17/5).

Politisi Partai Hanura di DPRD Sulteng itu mengatakan, bahwa Ketum PMII Aminuddin Ma'ruf tidak boleh hanya menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur Sulawesi Tengah. Karena, menurut dia, pernyataan Ketum PB PMII yang disampaikan pada pembukaan kongres XIX PMII tersebut di Masjid Agung Palu, tidak hanya melukai Kepala Daerah Sulteng. 

Baca Juga:

Kata dia, pernyataan Ketum PB PMII dengan menyebut "Di Tanah Tadulako ini, katanya, adalah Pusat dari gerakan radikalisme Islam. Di tanah ini, katanya, adalah pusat dari gerakan menentang Negara Kesatuan Republik Indonesia," menyinggung masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah.

"Harus memohon maaf kepada masyarakat secara terbuka. Tidak boleh disampaikan permohonan maaf secara tertutup," tegas dia. Malah, sebut dia, Ketum PMII harus memohon maaf lewat iklan di media secara berturut turut selama seminggu, agar permohonan maaf itu benar-benar tersampaikan ke masyarakat.

Baca Juga:

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola juga berharap Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) Aminuddin Ma'ruf dapat meluruskan pernyataannya kepada masyarakat Sulteng melalui media massa. Pernyataan itu disampaikan gubernur kepada Ketua Umum PB PMII Aminuddin Ma'ruf bersama fungsionaris pengurus dan jajaran ikatan alumni PMII yang datang meminta maaf di rumah jabatan gubernur, Rabu (17/5) petang.

"Tolong kalau boleh jumpa pers, klarifikasi sambutan itu, seperti yang anda sampaikan bahwa tidak ada maksud untuk mendiskreditkan ulama, umat dan rakyat sulteng secara keseluruhan," kata gubernur.(ROL)

Sumber : Antara

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur
komentar
beritaTerbaru