Sabtu, 23 Mei 2026 WIB

DPR: Senjata yang Menewaskan Prajurit TNI Baru Dibeli dari Cina pada 2008

Harijal - Kamis, 18 Mei 2017 15:15 WIB
DPR: Senjata yang Menewaskan Prajurit TNI Baru Dibeli dari Cina pada 2008
Puspen TNI
Meriam Giant Bow

JAKARTA - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, TB Hasanuddin mengatakan, DPR turut belasungkawa atas gugurnya empat prajurit TNI saat latihan tempur di Natuna, Kepulauan Riau. D

ia juga meminta agar pihak terkait segera melakukan investigasi terkait kecelakaan yang memilukan tersebut. Apalagi kecelakaan senjata di Natuna menjadi menarik karena senjata Giant Bow pabrikan Cina itu masih tergolong baru dan baru dibeli pada 2008 silam.
 
"Kita akan meminta TNI untuk menjelaskan di Komisi I, mengapa sebab-sebab itu, nanti hasilnya seperti apa kita lakukan sebuah keputusan yang terbaik. Alat tersebut kan (baru) dibeli tahun 2008 dari produk Cina. Saya kira itu masih baru," kata Politikus PDI Perjuangan, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Kamis (18/5).

Menurut TB Hasanuddin, memang senjata otomatis mengalami kerusakan akan terus memutar sendiri tanpa terkendali. Namun, kata dia, senjata itu tidak akan menembak kalau memang prajurit tersebut melepas injakannya meski terus memutar.

Baca Juga:

Maka dari itu, dibutuhkan investigasi untuk mengetahui penyebabnya. "Apakah alat bidik otomatisnya itu tidak bekerja atau bagaimana?" tanyanya dengan heran.

TB Hasanuddin mengatakan, senjata asal pabrikan Cina itu ditempatkan di batalyon artileri pertahanan udara Kostrad. Dia juga menolak apabila senjata itu dianggap usang atau tidak layak pakai, justru senjata tersebut tergolong masih baru dan sangat layak untuk digunakan.

Baca Juga:

Karena senjata yang digantikan saja digunakan dari 1950, kemudian diganti pada 2008 lalu. "Artinya senjata sebelumnya kan berusia 58 tahun lebih dan ini baru tujuh tujuh tahun," terangnya.(ROL)

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
PLN Gangguan, Aceh, Sumut, Sumbar dan Riau Padam!
UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Sabet Juara III Lomba Resensi Buku se-Kabupaten Kampar
PPWI Fasilitasi Keluarga Jenguk Jekson Sihombing di Lapas Nusakambangan
Pengamat: Sengketa F-SPTI Bengkalis Cukup Mengacu Putusan PN Jakarta Timur
komentar
beritaTerbaru