Pemkab Inhil Gelar Rakor Siaga Darurat Karhutla 2026
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
JAKARTA - Pemerintah akan menyamakan tarif listrik beberapa golongan pelanggan rumah tangga nonsubsidi. Hal itu bertujuan supaya penggolongan pelanggan lebih sederhana dan tercipta harga tunggal (single price ).
Golongan pelanggan yang akan digabung menjadi satu golongan itu, di antaranya 900 volt ampere (Va), 1.300 Va, 2.200 Va. ”Untuk nonsubsidi golongan 900VA, 1.300 Va dan 2.200 Va itu disatukan menjadi 4.400 Va. Tetap ada yang 450 Va dan 900 Va, tapi yang disubsidi oleh pemerintah,” ujar Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar di Kementerian ESDM, Jakarta, kemarin.
Menurut Arcandra, penyamaan tiga golongan tersebut karena perbedaan dayanya sangat kecil. Jadi, lebih baik disederhanakan agar lebih efisien dalam penentuan tarif. Namun, pihaknya belum merinci mekanisme penambahan daya golongan tarif baru tersebut karena masih dibahas dengan PLN. ”Kami bahas nanti untuk penambahan dayanya bisa gratis,” katanya.
Baca Juga:
Dia meminta masyarakat tidak perlu resah dengan wacana penyamaan golongan daya listrik tersebut karena bagi golongan yang mengalami kenaikan daya pembayaran daya tarifnya tetap sama tidak berubah. Justru, penyamaan daya akan membantu segala aktivitas yang membutuhkan energi listrik lebih besar.
”Jadi masyarakat kalau mau pasang setrika tidak usah takut tiba-tiba mati, mau pasang kulkas tidak takut tiba-tiba mati, kalau dinaikkan jadi mudah, mau pasang apaapa gampang, tidak byar pet,” katanya.
Baca Juga:
Langkah tersebut justru menjadi sebuah kemajuan karena pada dasarnya konsumsi listrik per kapita merupakan salah satu indikator yang menunjukkan produktivitas sebuah negara maju.
”Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara maju apabila konsumsi listriknya mencapai sekitar 4.000 kwh per kapita,” ujarnya.
Menteri ESDM Ignasius Jonan sebelumnya mengatakan, nantinya ketiga golongan pelanggan tersebut akan dihapus dan digabung menjadi satu golongan. ”Itu akan dihapus, kecuali yang menerima subsidi,” kata dia.
Kendati demikian, Jonan belum merinci bentuk golongan tarif baru tersebut. Rencana ini masih dibahas dengan PLN. Sementara itu, Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka membenarkan adanya rencana tersebut. Namun, rencana itu masih dalam pembahasan dengan Kementerian ESDM sehingga belum ada keputusan.
Made melanjutkan, ketika pembahasan sudah selesai akan diterbitkan Peraturan Menteri ESDM yang mengatur harga tunggal tersebut sebagai payung hukum. Dengan penghapusan beberapa golongan tarif pelanggan rumah tangga itu, tidak ada lagi disparitas harga antargolongan sehingga biaya pemakaian per kilo watt hours akan sama. ”Jadi, akan tercipta single price sehingga tidak ada disparitas harga,” papar Made.
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport
Kemnaker Kembali Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Kearsipan dengan Kategori Sangat Memuaskan dan SJTN 2026
Pemerintahan