Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau kembali melakukan patroli udara untuk memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran hu
Lingkungan
>>Perempuan berusia 14 tahun itu kebingungan, tetapi saat ditanya tak mau menjawab.
TULUNGAGUNG - Seorang petugas Dinas Perhubungan (Dishub) terpaksa menurunkan wanita muda bercadar dari atas bus umum di Terminal Gayatri, Tulungagung, Jawa Timur. Alasannya, gerak-gerik perempuan tersebut mencurigakan.
Menurut Kepala Terminal Gayatri, Oni Suryanto, kejadian itu dilakukan karena perempuan yang berusia sekitar 14 tahun itu tak kunjung mau menjawab saat ditanya petugas. "Kejadiannya kemarin (Senin, 14/5)," kata dia.
Baca Juga:
Oni menerangkan, perempuan itu datang sekitar pukul 06.00 WIB dan naik ke bus jurusan Trenggalek sekitar pukul 08.00 WIB. "Saat itu, dia terlihat kebingungan, tapi saat ditanya tidak mau menjawab," katanya.
Kecurigaan petugas makin menjadi karena perempuan belia yang belakangan diketahui berinisial SAN itu tidak mengenakan alas kaki sejak masuk terminal hingga naik bus jurusan Ponorogo. Namun, setelah diinterogasi, SAN mengaku sebagai santri Pondok Pesantren Darussalam, Kelurahan Kampungdalem, Tulungagung.
Baca Juga:
Kepada petugas, SAN mengaku ingin pulang ke Ponorogo, tetapi tak ingin usaha pulang kampung tanpa izin itu ketahuan pengurus pondok. "Jadi, bukan karena penumpang yang takut dan tak mau wanita itu naik di bus. Tetapi karena mencurigakan, akhirnya diminta turun dulu oleh petugas," kata Oni.
Akhirnya, tim berkoordinasi dengan kepolisian. Tak berselang lama, polisi dari Polres Tulungagung datang dan membawa perempuan tersebut. "Kami serahkan ke polisi untuk tindakan lebih lanjut. Sebab, mereka yang lebih memiliki kewenangan," ujar Oni.
Kabag Humas Polres Tulungagung Iptu Sumaji mengatakan, informasi penurunan penumpang dari atas bus Bagong jurusan Trenggalek benar. Namun, dia mengatakan, kabar tersebut telah dipelintir sehingga menjadi hoaks (informasi bohong).
"Berita yang beredar menjadi seolah ada diskriminasi perlakuan terhadap wanita bercadar di terminal. Padahal, tidak begitu," katanya.
Menurut Sumaji, penurunan penumpang SAN lebih dilakukan karena santri yang masih duduk di bangku kelas 8 SMP ini membuat penumpang lain waswas. Gerak-gerik yang misterius membuat SAN yang bercadar dan membawa sebuah tas dilaporkan penumpang lain kepada petugas Dishub di unit Terminal Gayatri, Tulungagung.
"Keterangan yang bersangkutan juga informasi dari pihak pondok, santri berinisial SAN ini sudah keempat kalinya ini mencoba kabur dari pondok. Tiga kali kepergok pengasuh pondok, ini yang terakhir berinisiatif pakai cadar supaya tidak mudah dikenali," katanya.
Sumber : Antara/republika.co.id
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau kembali melakukan patroli udara untuk memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran hu
Lingkungan
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
Article
kabarmelayu.com,INHIL Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat ditunjukkan Zainal Arifin Hussein dari Bangun Desa Payung Negeri (BDPN)
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Jawaban resmi PT PLN (Persero) ULP Tembilahan terkait persoalan kabel semrawut di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di tengah kondisi keuangan Pemkab Siak yang terbatas, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melalui Dinas PU mengunci ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM, memimpin upacara bendera Senin (31/8/2026) pagi di SMPN 22. Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, menunjukkan perkemban
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Plh. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Drs. H. Ta
Pemerintahan
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan