Api Padam, Pekerjaan Belum Selesai
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau kembali melakukan patroli udara untuk memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran hu
Lingkungan
DEPOK - Majelis hakim Pengadilan Negeri Depok memutuskan aset dan uang First Travel yang disita dalam kasus penipuan jamaah umrah dan pencucian uang diambil oleh negara, bukan dikembalikan ke para korban seperti tuntutan jaksa. Jamaah umrah korban penipuan First Travel, Mulyawati (48) kecewa dengan putusan itu.
Perempuan asal Bogor, Jawa Barat itu mengatakan vonis hakim tak memberi keadilan bagi dirinya sebagai korban. "Bukan mau membela jemaah kalau kayak gitu. Kalau memang untuk dikembalikan ke negara, terus negara gimana memikirkan jamaah enggak?" katanya, Rabu (30/5/2018).
Mulyawati sudah mendaftar untuk ibadah umrah ke Tanah Suci melalui First Travel. Dia sudah membayar lunas biaya senilai Rp 14,3 juta ke biro perjalanan umrah tersebut. Tapi, harapan tinggal kenangan, keinginannya berumrah tak pernah terwujud hingga akhirnya bos First Travel ditangkap polisi.
Baca Juga:
Mulyawati hanya satu dari puluhan ribu jamaah umrah First Travel yang tertipu oleh ulah Andika Surchman dan istrinya Anniesa Hasibuan yang sudah divonis masing-masing 20 dan 18 tahun penjara.
Sebelum kasus penipuan dan pencucian uang muncul ke permukaan, Mulyawati berencana berangkat ke Tanah Suci bersama 15 orang lainya.
Baca Juga:
Mulyawati sangat ingin jika aset First Travel dipakai untuk memberangkatkan jamaah umrah yang telantar. Mereka merupakan orang yang paling dirugikan atas perkara First Travel.
"Kalau memang untuk memberangkatkan jamaah enggak masalah saya. Asal buktinya saja, itu saja," paparnya.
"Kalau saya intinya gini apapun masalahnya, kalau memang jemaah ingin diberangkatkan oleh First Travel, kalau menurut saya pikirin gimana caranya ngeberangkatin jemaah kalau yang ngeberangkatin diiket kakinya," tutupnya.
(okezone.com)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau kembali melakukan patroli udara untuk memantau secara langsung perkembangan penanganan kebakaran hu
Lingkungan
Fenomena Bulan Darah Ubah Langit Menjadi Merah Api
Article
kabarmelayu.com,INHIL Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat ditunjukkan Zainal Arifin Hussein dari Bangun Desa Payung Negeri (BDPN)
Sosial
kabarmelayu.com,INHIL Jawaban resmi PT PLN (Persero) ULP Tembilahan terkait persoalan kabel semrawut di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di tengah kondisi keuangan Pemkab Siak yang terbatas, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melalui Dinas PU mengunci ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM, memimpin upacara bendera Senin (31/8/2026) pagi di SMPN 22. Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, menunjukkan perkemban
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Plh. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Drs. H. Ta
Pemerintahan
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan