Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto mengaku siap dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal dugaan keterlibatannya dalam kasus suap PLTU Riau-1.
“Sepenuhnya kita serahkan pada proses yang berjalan. Demikian pula pertanyaan terkait prosedur hukum,” kata Airlangga di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu, (26/09/2018).
Airlangga kembali membantah bahwa ada uang haram PLTU Riau yang digunakan untuk pembiayaan Munaslub Partai Golkar tahun 2017 lalu di Bali. Pasalnya kata Airlangga, semua pembiayaan partai sudah diatur dalam peraturan organisasi yang sesuai dengan mekanisme pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.
Baca Juga:
Airlangga juga membantah memerintahkan kader Golkar mencari uang dengan cara-cara menyimpang dan melanggar hukum, yang digunakan sebagai pembiayaan partai.
“Saya tidak pernah memerintahkan atau meminta kader-kader partai Golkar atau siapapun untuk mencari dana yang tidak benar, atau melanggar hukum untuk kepentingan atau kegiatan partai Golkar,” kata Airlangga.
Baca Juga:
Sementara itu, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menyatakan sebagai warga negara yang taat hukum, Airlangga akan mematuhi proses yang berjalan di KPK.
“Sebagai warga negara bukan hanya dalam hal ini. Dalam hal apapun, yah kalau memang konteksnya untuk penegakan hukum ya pasti akan siap dong,” kata Ace terpisah.
Namun Ace tidak mau berkomentar lebih jauh soal rencana pemanggilan itu. Karena kata Ace, Airlangga sudah membantah pernah bertemu dengan dua tersangka kasus itu, Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham, untuk membahas proyek PLTU Riau-1.
“Ya kita tidak berandai-andai karena tadi sudah dibantah ketua umum. Bahwa tidak ada pertemuan yang membicarakan soal proyek PLTU itu ya,” ujarnya.
Sebelumnya KPK memang berencana untuk memanggil Airlangga dalam kasus suap PLTU Riau. Karena berdasarkan penyidikan kata KPK, penyidik bisa memanggil siapapun terkait dengan pengembangan kasus.
“Itu nanti selalu yang namanya penyidik punya rencana, berdasarkan pengembangan hasil penyidikannya dia selalu akan menemukan siapa lagi yang akan dipanggil,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (20/09/2018).
Agus belum bisa memastikan kapan Airlangga yang juga Menteri Perindustrian bakal dipanggil penyidik lembaga antirasuah. Menurut Agus, pemanggilan seseorang sebagai saksi tergantung pada kebutuhan penyidikan.
(jarrak.id)
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Rimba Melintang menutup rangkaian Turnamen Futsal Kapolsek Rimba Melintang Cup Tahun 2026 yang digelar di Lap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Ka
Pemerintahan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport