Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Tahun Politik, Tunjangan PNS Bakal Naik Hingga 90 persen

Harijal - Senin, 14 Januari 2019 22:16 WIB
Tahun Politik, Tunjangan PNS Bakal Naik Hingga 90 persen
Foto: Infografis/Gaji PNS/Edward Ricardo

JAKARTA - Pemerintah berencana menyesuaikan tunjangan kinerja Pegawai Negeri Sipil alias PNS di setiap Kementerian maupun Lembaga tahun ini. Besaran kenaikan tunjangan kinerja itu bervariasi, mulai dari 70 - 90% tergantung kinerja ASN. 

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin menyampaikan, kenaikan tunjangan kinerja itu juga akan diterapkan di level pemerintah daerah. 

"Untuk Kementerian-Lembaga tentu akan kita sesuaikan kemudian tukin [tunjangan kinerja] untuk pemerintah daerah juga," kata Menteri Syafruddin, di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Senin (14/1/2019). 

Baca Juga:

Syafruddin menjelaskan, saat ini pembahasan mengenai kebijakan kenaikan tunjangan itu telah usai, tinggal menunggu diteken Menteri Keuangan Sri Mulyani. "Ya tinggal Menteri Keuangan, karena kita sudah selesai bahas itu," jelas dia. 

Mantan Wakapolri itu menegaskan, rata-rata tunjangan kinerja antar ASN sama. Ia pun menyebut tidak ada kementerian yang mendapat tunjangan kinerja di tahun ini yang besaran kenaikannya mencapai 300%. 

Baca Juga:

"Nggak ada dong, tukin rata-rata sama, cuma paling beda (sedikit), sesuai kinerjanya saja. Rata rata sekarang itu di 70,80,90 persen paling tinggi," tandasnya.

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru