Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Bangun Infrastruktur, Faisal Basri: Indonesia Jangan Tiru Cina!

Harijal - Kamis, 28 Maret 2019 19:47 WIB
Bangun Infrastruktur, Faisal Basri: Indonesia Jangan Tiru Cina!
(Dok. Net)
Faisal Basri

JAKARTA - Ekonom Indef, Faisal Basri meminta pemerintah Indonesia tidak meniru Cina dalam pembangunan infrastruktur. Pasalnya kata Faisal, Indonesia merupakan negara maritim.

Jakarta – Indonesia tidak boleh meniru China dalam pembangunan infrastruktur. Sebab, Indonesia negara maritim.

“Indonesia kalau mau bangunan infrastruktur jangan tiru China, China kereta cepat, kita kereta cepat. China apa, kita apa. Jangan tiru Malaysia, Rusia,” kata Faisal dalam diskusi Politik Pembangunan Infrastruktur di Jakarta, Kamis, (28/03/2019).

Baca Juga:

Faisal mengatakan, harusnya yang dibangun pemerintah adalah infrastruktur laut. Karena Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari ribuan pulau.

Sayangnya, ujar Faisal, kualitas infrastruktur pelabuhan Indonesia masih rendah dibanding negara-negara lain.

Baca Juga:

“Indonesia rankingnya lebih rendah dari China, Malaysia, Singapura dan Thailand dalam World Economic Forum untuk kualitas infrastruktur pelabuhan,” sambungnya.

Menurut Faisal, infrastruktur pelabuhan lebih penting dari jalan tol. Hal ini dalam rangka menekan biaya logistik.

“Tol Jawa berdampak, tapi dampaknya terutama memperlancar mudik, buat transportasi yang tidak membutuhkan kontainer, mobil box,” tutupnya.

(jarrak.id)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru