Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Diminta Erick Bosnya Tak Foya-foya, Ini Daftar BUMN ‘Sakit’

Harijal - Rabu, 20 November 2019 15:20 WIB
Diminta Erick Bosnya Tak Foya-foya, Ini Daftar BUMN ‘Sakit’
cnbcindonesia.com

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, merasa kecewa terhadap beberapa direksi. Ia diketahui menegur direksi BUMN yang masih merugi lantaran mengajaknya makan di restoran mewah di Jalan Thamrin, Jakarta.

Hal itu terungkap dari pernyataan staf khusus Kementerian BUMN, Arya Sinulingga saat berbincang dengan media di kantornya, Rabu (20/11/2019).

"Pak Erick juga sempat keras ngomong beliau katakan pernah dia ke salah satu restoran di Thamrin bertemu dengan eksekutif BUMN, makan ditempat cukup mahal mewah tapi ketika dilihat keuangan BUMN tersebut rugi," kata Arya.

Baca Juga:

"Bukan tidak boleh (makan di restoran mewah) untuk sesuatu yang layak kita dapatkan tapi harus punya hati dan akhlak ketika perusahaan rugi ya mereka ikut prihatin gaya hidup," ujar Arya.

Arya mengatakan juga, kerugian dari BUMN ini yang bertanggung jawab adalah negara. Oleh sebab itu, pesan dari Erick, yakni akhlak baik harusnya dimiliki dalam mengelola BUMN.

Baca Juga:

"Cukup keras pesannya [Erick Thohir] ke direksi BUMN," terangnya.

Daftar BUMN Sakit

Berdasarkan catatan CNBC Indonesia dari Perusahaan Pengelola Aset (PPA) ada 10 perusahaan yang tengah diperbaiki neracanya.

PPA menyebutkan tengah menyiapkan sejumlah rencana guna menyehatkan 10 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang saat ini menjadi ‘pasiennya’. Dari jumlah tersebut, beberapa di antaranya adalah PT Merpati Nusantara Airlines, PT Kertas Leces, PT Survai Udara Penas, PT Industri Gelas, dan PT Industri Sandang Nusantara.

Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen PPA, Dikdik Permadi Yoffana, mengatakan terdapat beberapa perusahaan yang menjadi prioritas penyehatan saat ini, terkecuali untuk Kertas Leces karena sudah tahapan pailit. PPA menyiapkan rencana pengembangan bisnis baru untuk BUMN yang saat ini dikelolanya.

"Timeline-nya yang paling cepat salah satunya Leces. Bukan cepat lagi tapi udah pailit itu tunggu lelang aset saja lalu selesaikan kewajibannya kepada kreditor," kata Dikdik di Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/11/2019).


Berikut BUMN yang tengah ‘Sakit’:
PT Kertas Leces
PT Merpati Nusantara Airlines
PT Industri Gelas
PT Industri Sandang Nusantara
PT Survai Udara Penas
PT Dirgantara Indonesia
PT PAL Indonesia
PT Nindya Karya
PT Industri Kapal Indonesia
PT Kertas Kraft Aceh

(sumber: cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
komentar
beritaTerbaru