Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Reuni 212 Dimulai Dini Hari dengan Tahajud Bersama di Monas

Harijal - Jumat, 29 November 2019 20:49 WIB
Reuni 212 Dimulai Dini Hari dengan Tahajud Bersama di Monas
(CNN Indonesia/Hesti Rika)
Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif.

JAKARTA - Panitia Maulid Akbar dan Reuni Mujahid 212 mengatakan sudah mengantongi izin dari Polda Metro Jaya untuk melaksanakan acara di kawasan Monumen Nasional (Monas), Senin 2 Desember. Acara diawali dengan Salat Tahajud, sejak pukul 02.30 WIB dan berakhir 08.30 WIB.

"Untuk perizinan dari Polda Metro Jaya sudah, surat rekomendasinya sudah kita terima dan sudah sampai kepada Mabes Polri," kata Ketua PA 212 Slamet Ma'arif di Gedung DDII, Jakarta, Jumat (29/11).

Slamet menyatakan masalah perizinan sudah tidak ada masalah. Ia juga mengaku sudah melakukan rapat koordinasi dengan Mabes Polri terkait acara ini. Slamet menyatakan pihaknya juga telah membentuk panitia agar acara berjalan lancar.

Baca Juga:

"Jadi Insyaallah segala perizinan sudah kita pegang, terselesaikan dan Insyaallah aman, terkendali, dan bersih," tuturnya.

Juru Bicara FPI itu menargetkan Reuni Mujahid 212 akan dihadiri sekitar 1 juta orang. Slamet mengklaim jumlah tersebut bisa bertambah, seperti pelaksanaan Reuni Mujahid 212 tahun lalu, yang diklaim mencapai 13,4 juta orang.

Baca Juga:

"Tapi kita sampai saat ini masih kurang lebih 1 juta akan berkumpul, bisa kurangnya 100 orang lebihnya 10 juta orang," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Reuni Mujahid 212 Awiet Masyhuri mengatakan acara tersebut juga dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad SAW. Awiet pun menyinggung pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama RI Sukarno.

"Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera memproses secara hukum Ibu Sukmawati Soekarnoputri, sebagaimana hukum yang berlaku di negeri ini," tuturnya.

Awiet menyatakan lewat Reuni Mujahid 212 pihaknya meminta kepada semua pihak untuk menghentikan pengasingan terhadap imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab. Ia meminta pemerintah tak melanggar HAM Rizieq selaku warga negara Indonesia.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara Reuni Mujahid 212. Awiet menyebut acara akan dimulai sejak pukul 02.30 WIB sampai 08.30 WIB.

"Kepada karyawan yang berkantor di sekitar Monas kami ajak Subuh Jamaah serta sarapan pagi bersama di sejumlah titik logistik yang tersebar di Monas," ujarnya.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
komentar
beritaTerbaru