Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Warga Yogyakarta Turun ke Gejayan Hari Ini Tolak Omnibus Law

Harijal - Senin, 09 Maret 2020 08:32 WIB
Warga Yogyakarta Turun ke Gejayan Hari Ini Tolak Omnibus Law
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Aksi menolak omnibus law di Jakarta beberapa waktu lalu.

JAKARTA - Elemen masyarakat dan mahasiswa bakal menggelar aksi menolak RUU OmnibusĀ  Law Cipta Kerja di sepanjang Jalan Gejayan, Yogyakarta pada hari ini, Senin (9/3). Aksi mereka namakan Rapat Parlemen Jalanan.

Elemen mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta akan bergabung. Begitu pula elemen masyarakat dan buruh. Semuanya akan tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak.

Rencananya aksi akan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa dan terpusat di sepanjang Jalan Gejayan, Yogyakarta, mulai pukul 14.00 WIB.

Baca Juga:

Humas Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) Kontra Tirano menganggap saat ini sudah waktunya menggelar aksi menolak RUU Omnibus Law. Begitu banyak kejanggalan yang menyudutkan masyarakat, namun menguntungkan masyarakat.

Dia tak ingin RUU Omnibus Law disahkan. Dia yakin peraturan itu hanya akan menyusahkan masyarakat kecil terutama kalangan buruh kerja.

Baca Juga:

"Kita harus turun ke jalan untuk menolak dan menggagalkan Omnibus Law," ucap Kontra, Jumat lalu (6/3).

RUU Omnibus Law Cipta Kerja menuai kritik dan penolakan dari banyak pihak. RUU tersebut dinilai tak ramah bagi masyarakat kecil dan tatanan lingkungan.

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyatakan RUU Omnibus Law berpotensi merusak lingkungan jika disahkan. Mereka juga menilai hak rakyat atas lingkungan bakal dikesampingkan demi kepentingan korporasi.

"Korporasi diberikan dua keistimewaan. Satu investasi dikedepankan proses pelayanannya, yang kedua yang berbahaya ada imunitas terhadap korporasi dalam konteks hukum," kata Kepala Advokasi Eksekutif Nasional Walhi Zenzi Suhadi, Kamis (20/2).

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
komentar
beritaTerbaru