Kejari Rohul Tetapkan 4 Tersangka Kredit Fiktif Rp2,59 Miliar di BRK Syariah Dalu-Dalu
kabarmelayu.com,ROHUL Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu menetapkan empat tersangka berinisial S, SS, H.A, dan SL dalam perkara dugaan t
Hukrim
JAKARTA - Federasi Sepak Bola Dunia Internasional alias Fédération Internationale de Football Association (FIFA) diminta untuk membatalkan klaim netralitas karbon pada Piala Dunia Qatar 2022, yang akan berlangsung 20 November-18 Desember.
Kini, jelang penyelenggaraan Piala Dunia pertama yang diklaim sepenuhnya karbon netral di Qatar, para atlet, badan olahraga, pengacara, dan juru kampanye iklim berkumpul untuk mengajukan serangkaian keluhan terhadap iklan netralitas karbon palsu FIFA.
Salah satunya Duta Besar Piala Dunia 2022 Qatar sekaligus mantan pesepakbola kenamaan asal Inggris, David Beckham.
Baca Juga:
"Stadion tidak akan meninggalkan apapun selain kenangan. Fakta ini dibantah oleh Carbon Market Watch, yang menemukan jejak karbon di stadion telah salah perhitungan pada awal tahun ini," kata David Beckham mengutip pernyataan resmi Carbon Market Watch, Sabtu (12/11/2022).
Guna menangkal klaim palsu FIFA dan Qatar, sejumlah pemain dan badan olahraga dunia menyampaikan keluhan mereka melalui surat terbuka kepada FIFA. Dalam surat terbuka ini, mereka meminta FIFA membatalkan klaim netralitas karbon, bertanggungjawab mengurangi emisi sebagai hal utama dan didahulukan, serta hanya menggunakan carbon offset sebagai upaya terakhir.
Baca Juga:
Gilles Dufrasne, Global Carbon Market Lead for Carbon Market Watch yang mengajukan keluhan di Belgia, menggambarkan FIFA terlalu banyak berkoar-koar memberikan janji kosong.
"Janji mereka untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2040 tidak didukung oleh rencana yang kredibel, dan mereka belum mengukur jejak mereka sendiri, atau mengklarifikasi sumber emisi mana yang mereka rencanakan untuk ditangani," keluhnya.
"Fakta bahwa mereka sekarang mengiklankan Piala Dunia Qatar 2022 sebagai karbon netral benar-benar konyol. Klaim ini sangat tidak memiliki kredibilitas, sulit dipercaya bahwa mereka bahkan mencoba," ungkap dia.
Thomas Vellacott, CEO WWF Swiss menyayangkan acara akbar berskala dunia seperti Piala Dunia Qatar 2022, yang seharusnya bisa menyuarakan aspirasi berkaitan dengan perlindungan iklim.
"Sayangnya, FIFA bersama Qatar sebagai negara tuan rumah tidak melakukannya. Stadion ber-AC dan shuttle planes adalah skandal lingkungan yang tidak dapat dibenarkan oleh aksi greenwashing," tegas dia.
(sumber: Liputan6.com)
kabarmelayu.com,ROHUL Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu menetapkan empat tersangka berinisial S, SS, H.A, dan SL dalam perkara dugaan t
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Dalam rangka menyukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (a) ke130, Komando Distrik Militer (Kodim) 0314/In
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Dalam rangka pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke130, Kodim 0314/Indragiri Hilir (Inhil) mengge
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke130 Tahun 2026 Kodim 0314/Inhil resmi dibuka. Upacara pembukaan te
TNI/Polri
kabarmelayu.com,DUMAI Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Dumai membuka 522 lowongan kerja dari 27 perusahaan dalam pelaksanaan Job Fair
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Provinsi Riau Tahun 2026 Tahap I resmi disalurkan.
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menggelar kegiatan Hari Kebudayaan Nasional (HKN) 2026. Helat itu akan me
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ribuan pemuda di Kota Pekanbaru bergerak serentak di 15 kecamatan melalui program Pemuda Lestari. Mereka mengg
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Upacara peringatan Hari Jadi ke27 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Kantor Bup
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Wali Kota Dumai H. Paisal bersama Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Leni Ramaini mengikuti Pemaparan dan Wawancara Penjari
Pemerintahan