Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
JAKARTA - Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) mendesak agar para pelaku pengeroyokan dan penusukan terhadap suporter Timnas Indonesia di Malaysia.
Sebelumnya terjadi insiden pengeroyokan termasuk penusukan di Bukit Bintang pada Senin (18/11) sebelum laga Malaysia vs Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2019, di Stadion Bukit Jalil, Selasa (19/11).
"PSTI mendesak pemerintah Indonesia dan PSSI untuk bekerjasama dengan pemerintahan Malaysia melakukan investigasi insiden kisruh suporter di Malaysia dan menghukum seberat-beratnya siapapun yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut," demikian pernyataan Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro.
Baca Juga:
Indro menilai kekisruhan hingga terjadi tindak pengeroyokan sejumlah warga Malaysia terhadap suporter Timnas Indonesia sangat memprihatinkan.
"Kita ingat kejadian [kerusuhan] ketika kedua tim [Indonesia dan Malaysia] bertanding di Jakarta, di mana kejadian seperti itu terjadi."
Baca Juga:
"Hal ini menunjukkan bahwa rivalitas dalam sepak bola masih berada di atas kemanusiaan. Ini harus kita ubah secepatnya dan tidak bisa kita biarkan berlarut-larut," kata Indro.
Dia menilai sejauh ini suporter hanya dijadikan sapi perahan sebagai obyek bagi pemangku kebijakan persepakbolaan tanah air tanpa ada upaya serius edukasi dan jaminan keamanan.
Untuk itu, PSTI juga meminta seluruh pemangku kepentingan seperti Kemenpora, DPR, dan PSSI membuat payung hukum untuk suporter.
"Salah satu urgensinya adalah memaksa seluruh stake holder sepak bola Indonesia untuk melakukan edukasi terhadap suporter hingga ke akar rumput."
"Kami mengajak seluruh stake holder sepak bola Indonesia bergandengan tangan memajukan sepak bola Indonesia," terangnya.
Sebelumnya netizen mengamuk dan meramaikan media sosial dengan tanda #GanyangMalaysia mengutuk aksi kekerasan di Malaysia.
(cnnindonesia.com)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri