Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
Polemik kisruh tindak penganiayaan suporter Indonesia oleh para pendukung tim nasional Malaysia, mulai memasuki babak baru. Pasca memposting pernyataan tegas menyebut video penganiayaan suporter Indonesia adalah hoax, Menpora Malaysia, Syed Saddiq kini justru meminta maaf.
Dalam unggahan terbaru di akun media sosialnya, Syed Saddiq akhirnya mau meminta maaf atas kejadian buruk yang membuat geram bangsa Indonesia.
Meski terkesan terlambat dan kepalang memancing amarah, Syed Saddiq mengakui bahwa insiden pemukulan para pendukung Negeri Jiran benar adanya.
Baca Juga:
Saddiq mengutarakan kejadian tersebut terjadi sekitar 20 kilometer dari Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada pukul 03.00 dini hari sebelum pertandingan.
Atas kondisi itu, Saddiq mengimbau kepada warga negara Indonesia korban pemukulan tersebut untuk memberikan laporan resmi kepada pihak kepolisian Diraja Malaysia guna mengusutan lebih lanjut.
Baca Juga:
"Saya memohon maaf. Setakat ini, kami masih perlukan semua pihak untuk bantu siasatan yang sedang dijalankan," tulis caption Syed Saddiq dalam postingan tersebut.
"Saya akan pastikan keadilan milik semua, tidak kira dari Malaysia atau Indonesia. Saya akan pastikan pesalah diheret ke muka pengadilan," jelasnya.
Sebelumnya, Syed Saddiq dengan nada lantang dan meyakinkan menegaskan bahwa sejumlah video yang menampilkan aksi pemukulan suporter Malaysia kepada warga Indonesia adalah sebuah hoax, dan meminta publik untuk tidak mempercayai serta menambah kegaduhan antar kedua bangsa.
Sontak, komentar tersebut memicu kemarahan bangsa Indonesia yang melalui Kemenpora, Kemenlu dan PSSI untuk mendesak pemerintah Malaysia untuk meminta maaf dan mengusut tuntas insiden kekerasan yang mencuat pada laga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup G, Malaysia versus Indonesia, Selasa 19 November 2019.
(viva.co.id)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri