Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Usai Sebut Hoax, Menpora Malaysia Akhirnya Minta Maaf

Harijal - Minggu, 24 November 2019 11:52 WIB
Usai Sebut Hoax, Menpora Malaysia Akhirnya Minta Maaf
Photo : Instagram/@syedsaddiq
Menpora Malaysia, Syed Saddiq bersama suporter beratribut Indonesia

Polemik kisruh tindak penganiayaan suporter Indonesia oleh para pendukung tim nasional Malaysia, mulai memasuki babak baru. Pasca memposting pernyataan tegas menyebut video penganiayaan suporter Indonesia adalah hoax, Menpora Malaysia, Syed Saddiq kini justru meminta maaf.

Dalam unggahan terbaru di akun media sosialnya, Syed Saddiq akhirnya mau meminta maaf atas kejadian buruk yang membuat geram bangsa Indonesia.

Meski terkesan terlambat dan kepalang memancing amarah, Syed Saddiq mengakui bahwa insiden pemukulan para pendukung Negeri Jiran benar adanya.

Baca Juga:

Saddiq mengutarakan kejadian tersebut terjadi sekitar 20 kilometer dari Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur pada pukul 03.00 dini hari sebelum pertandingan.

Atas kondisi itu, Saddiq mengimbau kepada warga negara Indonesia korban pemukulan tersebut untuk memberikan laporan resmi kepada pihak kepolisian Diraja Malaysia guna mengusutan lebih lanjut.

Baca Juga:

"Saya memohon maaf. Setakat ini, kami masih perlukan semua pihak untuk bantu siasatan yang sedang dijalankan," tulis caption Syed Saddiq dalam postingan tersebut.

"Saya akan pastikan keadilan milik semua, tidak kira dari Malaysia atau Indonesia. Saya akan pastikan pesalah diheret ke muka pengadilan," jelasnya.

Sebelumnya, Syed Saddiq dengan nada lantang dan meyakinkan menegaskan bahwa sejumlah video yang menampilkan aksi pemukulan suporter Malaysia kepada warga Indonesia adalah sebuah hoax, dan meminta publik untuk tidak mempercayai serta menambah kegaduhan antar kedua bangsa.

Sontak, komentar tersebut memicu kemarahan bangsa Indonesia yang melalui Kemenpora, Kemenlu dan PSSI untuk mendesak pemerintah Malaysia untuk meminta maaf dan mengusut tuntas insiden kekerasan yang mencuat pada laga Kualifikasi Piala Dunia zona Asia Grup G, Malaysia versus Indonesia, Selasa 19 November 2019.

(viva.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru