Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolda Riau Tekankan Kolaborasi Polri-TNI-Pemda
Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolda Riau Tekankan Kolaborasi PolriTNIPemda
Lingkungan
Di negeri yang terbentang dari Merauke ke Sabang, dari Miangas ke Rote, kemiskinan bukan sebatas statistik, ia adalah wajah anak yang menggigil menunggu perahu penyeberangan, bunyi perut kosong yang tak sempat sarapan, adalah langkah kaki kecil yang menapak tanah keras tanpa alas.
Di Kabupaten Nduga, Papua, kehidupan nyaris berdiri di antara senyap dan harap. Di sana, lebih dari separuh penduduk hidup dalam kemiskinan ekstrem. Anak-anak harus berjalan jauh menyusuri lereng, melintasi medan yang curam dan tak ramah, demi menggapai bangku sekolah. Infrastruktur minim, bangunan sekolah hampir rubuh, dan kekurangan guru adalah kenyataan yang tak asing.
Di Nusa Tenggara Timur, seperti Sumba Timur dan Timor Tengah Selatan, potret serupa terlukis. Anak-anak belajar di ruang kelas berlantaikan tanah, beratap rumbia yang bocor saat hujan turun. Di antara mereka, banyak yang datang tanpa sarapan, atau hanya dengan sepotong ubi rebus. Bagi mereka, sekolah bukan rutinitas—tapi perjuangan harian yang menuntut keberanian dan ketabahan.
Baca Juga:
Aceh, tanah yang dulu dilahirkan dari puing gempa dan gelombang tsunami, belum seluruhnya pulih. Di Gayo Lues, wilayah terisolasi dengan bentang alam menawan namun terjal, sekolah-sekolah berdiri di tengah tantangan geografis. Anak-anak menempuh waktu berjam-jam dengan berjalan kaki melewati bukit dan sungai untuk duduk di kelas yang sempit, dengan buku-buku usang dan papan tulis yang retak.
Kalimantan Selatan, tepatnya Hulu Sungai Tengah, menyimpan wajah kemiskinan dalam diam. Wilayah yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota itu masih dihuni oleh keluarga-keluarga yang menggantungkan hidup pada hasil kebun kecil. Anak-anak mereka tetap semangat berangkat sekolah, walau seragam telah memudar dan sepatu telah berlubang.
Baca Juga:
Dan di tengah potret getir itu, Mahkamah Konstitusi menyuarakan sesuatu yang telah lama ditunggu: pendidikan dasar harus gratis!
Sebuah keputusan konstitusional yang bukan hanya pasal hukum, tapi denyut nadi dari cita-cita kemerdekaan itu sendiri. Karena negara ini berdiri bukan sekadar untuk berdaulat di atas kertas, tapi untuk mengangkat anak-anak rakyat agar tak dikebiri oleh kemiskinan sejak di bangku sekolah.
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menyambut putusan itu bukan sebagai beban, tapi sebagai mandat sejarah. Di tengah niat besar membangun manusia Indonesia seutuhnya, program pendidikan rakyat tanpa biaya adalah wujud konkret bahwa negara hadir di tengah rakyatnya—terutama mereka yang paling terpencil, paling tertinggal, dan paling sering dilupakan.
Pendidikan bukan soal angka partisipasi murni atau grafik peningkatan literasi semata. Ia adalah api kecil yang menyalakan cahaya di lorong paling gelap republik ini. Dan keputusan MK didukung sepenuhnya oleh pemerintah adalah bukti bahwa cita-cita keadilan sosial masih berdenyut dalam dada bangsa ini.
Esai ini tak berpretensi mengajari siapa pun, hanya mencatat dengan jujur: bahwa di tanah ini, masih banyak anak-anak yang menggantungkan harapan pada selembar kertas dan sebatang pensil. Dan bahwa hari ini, ketika Mahkamah dan Pemerintah berpihak kepada mereka, sejarah pun mencatat langkah baru Indonesia menuju terang yang lebih adil.
Apel Siaga Karhutla 2026, Kapolda Riau Tekankan Kolaborasi PolriTNIPemda
Lingkungan
Menaker Yassierli Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon Iuran JKKJKM 50 Persen
TNI/Polri
Polsek Kandis Dampingi Petani, Merawat Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, memperkuat jumlah pe
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Gelombang keresahan merayap di sepanjang bentangan kebun kelapa Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Daerah yang
Ekbis
kabarmelayu.com,JAYAPURA Semangat nasionalisme kembali berkobar di tanah Papua yang kaya akan sejarah dan keindahan alam, Gunung Cycloop S
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Momentum peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau dimaknai dengan penuh keberkahan melalui peresmian Rumah Sin
Sosial
Bakar Ranting untuk Usir Nyamuk, Lahan 1,5 Hektare di Inhu Malah Terbakar, Pensiunan Diamankan Polisi
Peristiwa
kabarmelayu.com,CALI Sebuah langkah diplomatik monumental kembali dicatat dalam dinamika politik internasional. Pemerintah Republik Kolo
Peristiwa