Rabu, 20 Mei 2026 WIB

Gempa 6 SR Mentawai Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

Harijal - Sabtu, 02 Februari 2019 20:57 WIB
Gempa 6 SR Mentawai Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
Photo : USGS
Ilustrasi gempa Sumbar.

Gempa tektonik 6,0 skala richter yang mengguncang kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu, 2 Februari 2019, termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal. Penyebabnya, akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Megathrust.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menyebut aktivitas subduksi itu merupakan zona lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

Dari data BMKG, episenter gempa bumi yang dimutakhirkan menjadi 6.1 ini terletak pada koordinat 2,92 LS dan 99,98 BT. Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 105 kilometer arah tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Gempaini didahului oleh gempa bumi dengan kekuatan 5,3 SR dalam rentang 24 menit.

Baca Juga:

"Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," ujar Rahmat.

Rahmat menambahkan, berdasarkan laporan, guncangan gempa bumi kali ini dirasakan sejumlah wilayah di Sumatera Barat yakni, Padang Panjang, Bukittinggi, Solok, Padang Pariaman, Painan dan Kepulauan Mentawai. Hingga kini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:

"Hingga pukul 17.00 WIB, monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak 10 kali, dengan kekuatan magnitudo terbesar 4.7 SR. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang," ujarnya.

(viva.co.id)

SHARE:
beritaTerkait
PT KTU Tunjukkan Komitmen Sosial Lewat Perbaikan Jalan Warga
Kasus PT. Musim Mas Buka Pintu Masuk Penindakan Korporasi Sawit Bermasalah di Riau
Hadir di Tengah Petani, Kapolsek Bengkalis: Personil Polri Juga Beri Pendampingan Teknis
Polsek Pelabuhan Tembilahan Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung, Program Ketahanan Pangan di Pekan Arba
Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Bangko Pusaka-Menggala Sakti Rohil Masuki Tahap Pengecoran dan Pengelasan Besi Baut
Kapolres Kampar Silaturahmi dengan UAS dan Masyarakat Lewat Kegiatan Kajian Subuh
komentar
beritaTerbaru