Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Inventarisir Persoalan, DPRD Riau Lakukan Pertemuan Dengan Kepsek

Harijal - Senin, 09 Maret 2020 21:05 WIB
Inventarisir Persoalan, DPRD Riau Lakukan Pertemuan Dengan Kepsek
fin/re

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan saat Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), DPRD Riau melakukan pertemuan dengan 10 Kepala SMAN Pekanbaru, Senin (09/03/20).

"Sebelum memasuki fase PPDB kita mencoba mengiventarisir persoalan. Ini juga bagian dari dukungan kita dalam mewujudkan visi misi Gubernur", ujar ketua Komisi V DPRD Riau Eddy M. Yatim S.Sos MSi.

Ia mengatakan, pertemuan dengan 10 Kepala SMAN kota Pekanbaru ini merupakan langkah awal dalam menginventarisir persoalan sebelum rapat kerja dengan Dinas pendidikan (Disdik), untuk selanjutnya disampaikan ke  Gubernur.

Baca Juga:

Adapun akar persoalan selama ini sebut Eddy, diantaranya sarana dan prasarana, Pergub bagi siswa kurang mampu turunan dari Permendikbud, dan kurangnya sosialisasi PPDB.

Politisi Demokrat itu menerangkan, salah satu titik lemah PPDB dengan sistim zonasi yakni, tidak seimbangnya sarana pendidikan dengan jumlah siswa sekolah.

Baca Juga:

Ia mencontohkan di Kec. Tampan Pekanbaru. Disana jumlah penduduknya sangat padat. Sementara sarana pendidikan sangat terbatas. Alhasil, siswa pun tak bisa tertampung.

"Jadi usulan yang disampaikan tadi, harus ada penambahan RKB, Unit sekolah baru. Itu yanv diinginkan para Kepsek tadi", ucapnya.

Ia mencontohkan, salah satu sekolah misalnya daya tampungnya hanya 300 siswa. Sementara yang mendaftar mencapai 1000. Praktis dengan kuota terbatas itu, calon siswa tadi terbuang.

Eddy juga mengaku, sejauh ini pihaknya belum memperoleh data siswa lulusan SMP setiap tahun dari Disdik.

"Sebenarnya dari data itu, kita bisa  memperkirakan kebutuhan ruang kelas. Berapa banyak siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke SMAN dan SMA swasta. Ini yang belum ada darj Disdik", ucapnya.

Terkait adanya siswa tempatan yang terkesan malas bahkan sampai dijemput ke rumahnya oleh pihak sekolah dengan sistim zonasi, Eddy mengatakan, hal tersebut menjadi bahan masukan bagi dewan.

Tampak hadir pada kesempatan itu anggota komisi V DPRD Riau Hj. Mira Roja, Kasir ST, Sulastri S.Sos MH, dr. Hj Arnita Sari, Ade Rahmat, Muhamad Aulia. (fin) 

SHARE:
beritaTerkait
3.514 Sapi Kurban di Pekanbaru Dipastikan Bebas PMK
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
komentar
beritaTerbaru