Kamis, 30 April 2026 WIB

Pemkab Rohul Minta Pemprov Beri Anggaran Pengembangan Pariwisata

Harijal - Kamis, 11 Maret 2021 07:50 WIB
Pemkab Rohul Minta Pemprov Beri Anggaran Pengembangan Pariwisata
fin/re
Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau M. Arpah

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) butuh dukungan Pemprov Riau. Pasalnya, jika hanya mengandalkan APBD Negeri Seribu Kubah itu, dinilai tidak memungkinkan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau M. Arpah usai menerima kunjungan DPRD Rohul, Rabu (10/3/21).

"Pemkab Rohul berharap bahwa Pemprov Riau itu juga memberikan porsi anggaran yang cukup dalam rangka pengembangan pariwisata yang ada di Rohul. Karena hari ini APBD Kabupaten sangat minim. Sehingga tidak memungkinkan pariwisata di Rohul bisa dikembangkan kalau mengandalkan APBD yang ada.  Makanya bersama Dinas Pariwisata juga tadi ikut berbagi informasi kesini", ucapnya.

Baca Juga:

Selain itu sebut Arpah, DPRD Rohul menilai potensi pariwisata di daerahnya luar biasa dan yang terbanyak yang di provinsi Riau. Hanya saja sarana prasarana untuk menggali potensi pariwisata tersebut, sangat terbatas karena anggaran terbatas.

"Jadi mereka berharap agar Pemprov Riau juga terlibat dalam hal itu", ujarnya.

Baca Juga:

Menyikapi hal itu, Arpah menyarankan koordinasi saja ke Pemprov Riau melalui Bappeda agar sharing antara kabupaten dan Pemprov  bagaimana tentang pengembangan pariwisata.

"Kira-kira wilayah yang mana yang menjadi kewenangan Pemprov, yang mana kabupaten dan barangkali APBN. Karena kalau kita tanya ke Dinas Pariwisata provinsi Riau, karena keterbatasan anggaran sarannya juga supaya ada semacam komunikasi dan koordinasi kepada Kementrian. Sehingga pengembangan pariwisata di daerah itu terintegrasi", ucapnya.

Menurut Arpah, pembangunan pariwisata jangan separoh-separoh. Alasannya terkadang sudah dibangun, tapi nggak bisa dimanfaatkan. Jadi terkesan mubajir.

"Dan itu kita tidak kita inginkan. Kita berharap begitu nanti sudah terbangun bisa langsung difungsikan", katanya.

Politisi PPP itu mengungkapkan, untuk mengembangkan potensi pariwisata butuh infrastruktur jalan dan listrik. Jika potensi pariwisata itu misalnya terletak di tengah kawasan hutan, tentunya harus ada koordinasi dalam membebaskan lahan.

"Jadi memang harus terintegrasi, tidak sendiri sendiri, harus bersama-sama", tandas Arpah. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎
komentar
beritaTerbaru