Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) butuh dukungan Pemprov Riau. Pasalnya, jika hanya mengandalkan APBD Negeri Seribu Kubah itu, dinilai tidak memungkinkan.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau M. Arpah usai menerima kunjungan DPRD Rohul, Rabu (10/3/21).
"Pemkab Rohul berharap bahwa Pemprov Riau itu juga memberikan porsi anggaran yang cukup dalam rangka pengembangan pariwisata yang ada di Rohul. Karena hari ini APBD Kabupaten sangat minim. Sehingga tidak memungkinkan pariwisata di Rohul bisa dikembangkan kalau mengandalkan APBD yang ada. Makanya bersama Dinas Pariwisata juga tadi ikut berbagi informasi kesini", ucapnya.
Baca Juga:
Selain itu sebut Arpah, DPRD Rohul menilai potensi pariwisata di daerahnya luar biasa dan yang terbanyak yang di provinsi Riau. Hanya saja sarana prasarana untuk menggali potensi pariwisata tersebut, sangat terbatas karena anggaran terbatas.
"Jadi mereka berharap agar Pemprov Riau juga terlibat dalam hal itu", ujarnya.
Baca Juga:
Menyikapi hal itu, Arpah menyarankan koordinasi saja ke Pemprov Riau melalui Bappeda agar sharing antara kabupaten dan Pemprov bagaimana tentang pengembangan pariwisata.
"Kira-kira wilayah yang mana yang menjadi kewenangan Pemprov, yang mana kabupaten dan barangkali APBN. Karena kalau kita tanya ke Dinas Pariwisata provinsi Riau, karena keterbatasan anggaran sarannya juga supaya ada semacam komunikasi dan koordinasi kepada Kementrian. Sehingga pengembangan pariwisata di daerah itu terintegrasi", ucapnya.
Menurut Arpah, pembangunan pariwisata jangan separoh-separoh. Alasannya terkadang sudah dibangun, tapi nggak bisa dimanfaatkan. Jadi terkesan mubajir.
"Dan itu kita tidak kita inginkan. Kita berharap begitu nanti sudah terbangun bisa langsung difungsikan", katanya.
Politisi PPP itu mengungkapkan, untuk mengembangkan potensi pariwisata butuh infrastruktur jalan dan listrik. Jika potensi pariwisata itu misalnya terletak di tengah kawasan hutan, tentunya harus ada koordinasi dalam membebaskan lahan.
"Jadi memang harus terintegrasi, tidak sendiri sendiri, harus bersama-sama", tandas Arpah. (fin)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen