Karhutla Kerumutan Pelalawan Capai 969 Hektare, Tim Gabungan Terus Berjibaku
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk mengembangkan potensi pariwisata di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) butuh dukungan Pemprov Riau. Pasalnya, jika hanya mengandalkan APBD Negeri Seribu Kubah itu, dinilai tidak memungkinkan.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Riau M. Arpah usai menerima kunjungan DPRD Rohul, Rabu (10/3/21).
"Pemkab Rohul berharap bahwa Pemprov Riau itu juga memberikan porsi anggaran yang cukup dalam rangka pengembangan pariwisata yang ada di Rohul. Karena hari ini APBD Kabupaten sangat minim. Sehingga tidak memungkinkan pariwisata di Rohul bisa dikembangkan kalau mengandalkan APBD yang ada. Makanya bersama Dinas Pariwisata juga tadi ikut berbagi informasi kesini", ucapnya.
Baca Juga:
Selain itu sebut Arpah, DPRD Rohul menilai potensi pariwisata di daerahnya luar biasa dan yang terbanyak yang di provinsi Riau. Hanya saja sarana prasarana untuk menggali potensi pariwisata tersebut, sangat terbatas karena anggaran terbatas.
"Jadi mereka berharap agar Pemprov Riau juga terlibat dalam hal itu", ujarnya.
Baca Juga:
Menyikapi hal itu, Arpah menyarankan koordinasi saja ke Pemprov Riau melalui Bappeda agar sharing antara kabupaten dan Pemprov bagaimana tentang pengembangan pariwisata.
"Kira-kira wilayah yang mana yang menjadi kewenangan Pemprov, yang mana kabupaten dan barangkali APBN. Karena kalau kita tanya ke Dinas Pariwisata provinsi Riau, karena keterbatasan anggaran sarannya juga supaya ada semacam komunikasi dan koordinasi kepada Kementrian. Sehingga pengembangan pariwisata di daerah itu terintegrasi", ucapnya.
Menurut Arpah, pembangunan pariwisata jangan separoh-separoh. Alasannya terkadang sudah dibangun, tapi nggak bisa dimanfaatkan. Jadi terkesan mubajir.
"Dan itu kita tidak kita inginkan. Kita berharap begitu nanti sudah terbangun bisa langsung difungsikan", katanya.
Politisi PPP itu mengungkapkan, untuk mengembangkan potensi pariwisata butuh infrastruktur jalan dan listrik. Jika potensi pariwisata itu misalnya terletak di tengah kawasan hutan, tentunya harus ada koordinasi dalam membebaskan lahan.
"Jadi memang harus terintegrasi, tidak sendiri sendiri, harus bersama-sama", tandas Arpah. (fin)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Api masih menyala di kawasan semak belukar di atas tanah gambut Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Ratusa
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, mem
Hukrim
Polda Riau Bongkar Sindikat Curanmor, 44 Unit Kendaraan Disita, 6 Orang Ditetapkan Tersangka
Hukrim
Polsek Teluk Meranti Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan, Imbau Warga Cegah Karhutla
Lingkungan
kabarmelayu.com,KAMPAR Prestasi luar biasa diraih oleh tim futsal UPT SD Negeri 024 Tarai Bangun Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar. Kali
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk program beasiswa m
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejumlah kios di Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru, yang selama ini terbengkalai, dimanfaatkan oknum
Pemerintahan
ISPU Memburuk, Sekolah di Sejumlah Wilayah Siak Terapkan PJJ, ASN Hamil Boleh WFH
Pemerintahan
kabarmelayu.com,ROHUL Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ke27, Persatuan Wartawan Indonesia (P
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Program Pemantapan Nilainilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 73 Lemhannas RI diikuti oleh Kalangan Birokrat, Akademis
Pemerintahan