Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Pola kemitraan yang ditawarkan DPRD Riau kepada para pekebun di kawasan hutan kini mulai membuahkan hasil. Buktinya, 3 kelompok tani (Poktan) di dua Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yakni, Bagan dan Mandau menandatangani pola kemitraan seluas 975 hektar.
Sekretaris komisi II DPRD Riau Sugianto usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan 3 kelompok tani di dua KPH, mengatakan kerjasama ini bisa menjadi contoh bagi yang lain sebagai solusi agar tidak ditakut-takuti oleh oknum tertentu akibat berkebun di kawasan hutan.
"Alhamdulillah hari ini mereka mau meneken kerjasama. Artinya ini bisa menjadi contoh solusi bagi yang lain. Bukan saja di sektor sawit tapi juga di sektor pariwisata", ucapnya usai memimpin RDP yang dihadiri DLHK, KPH Bagan dan Mandau, PT. RAPP, Koperasi Olak Mandiri dan Bandar Bakau, Gapoktan Hut Dumai, Kelompok Sadar Wisata Dumai, Jaringan Masyarakat Gambut, dan LSM PAB Club, Kamis (18/3/21).
Baca Juga:
Sugianto mengatakan dengan adanya kesepakatan ini, maka disamping tidak dikejar-kejar lagi oleh oknum tertentu, juga bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Ia menjelaskan pola kemitraan tersebut 975 hektar di sektor perkebunan dan 26 hektar di sektor pariwisata yang dikelola oleh Gapoktan Sadar Wisata Dumai, kelompok Samsul.
Baca Juga:
Politisi PKB asal fraksi DPRD Riau itu berharap, bagi masyarakat Poktan di kawasan hutan yang hari ini dikejar-kejar oleh oknum tertentu, silakan datang ke DPRD Provinsi Riau.
"Kita pasti bantu untuk pola kerjasamanya. Gunanya untuk apa, untuk membuat nyaman mereka berusaha di bidang perkebunan sekaligus menambah PAD provinsi Riau", katanya.
Sugianto mengemukakan, untuk pekebun di kawasan hutan kabupaten Kuansing dan Pekanbaru, pihaknya menjadwalkan akan digelar Senin pekan depan.
Sementara itu terkait keluhan warga desa Olak Mandau Kabupaten Siak terhadap kebun seluas 600 hektar milik masyarakat yang ijin konsesinya dipegang PT RAPP, diminta agar dikembalikan ke KLHK. Pasalnya, lahan tersebut sudah dikelola sebelum Indonesia merdeka versi warga Desa Olak.
"Kalau memang betul niatnya mau membantu masyarakat, tolong dikembalikan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Prosesnya pengembaliannya biar dipandu sama Dinas Kehutanan", ucap Sugianto kepada Menejer RAPP Samsuri M. Hasyim.
Parahnya lagi kata anggota DPRD Riau dapil Siak-Pelalawan, di lokasi tersebut ada kebun K2I yang dibiayai oleh pemerintah.
"Itu kok sekarang menjadi areal konsesi yang otomatis dibiayai oleh pemerintah. Saya punya solusi, kalau memang punya niat baik tolong keluarkan itu dari wilayah konsesi. Kalau mereka mengembalikan ya, sudah. Tapi kalau enggak, saya harap KPK turun ke Kabupaten Siak", tegas Sugianto.
Ketika didesak apakah ada deadline ke RAPP untuk mengembalikan lahan tersebut ke KLHK, dijawab sesegera mungkin harus dilepaskan, ucap anggota DPRD Riau dua priode tersebut.
RDP yang dipimpin Sugianto itu, dia didampingi oleh wakil ketua komisi II M. Arpah, anggota komisi II Manahara Napitupulu, Suyadi, dàn Yanti Komalasari.
Seperti diketahui, konsep pola kemitraan yang ditawarlan DPRD Riau di sektor sawit kepada petani yang sudah terlanjur di dalam kawasan hutan, sebesar Rp 78 ribu/ton. (fin)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen