PWRI Riau Berharap Pensiunan ASN Terus Berkontribusi Untuk Masyarakat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
Ada beberapa persoalan daerah yang beliau seriusi ke depannya. Salah satunya adalah terkait konflik agraria dan pertanahan di Riau. Pria yang akrab dipanggil Kyai Mursyid ini menjelaskan beberapa waktu lalu dia berkesempatan berkeliling Riau untuk menyerap aspirasi terkait berbagai persoalan daerah. Salah satu isu yang beliau kejar terkait persoalan pertanahan yang ada di Provinsi Riau.
Dia menilai konflik agraria dan pertanahan di Riau masih sangat tinggi saat ini. Sebagai anggota DPD RI yang baru menjabat, dia ingin mendalami dan mendapatkan informasi yang jelas secara langsung.
Baca Juga:
"Kita kemarin sudah melakukan kunjungan ke salah satu kantor BPN, yaitu BPN Kampar. Kita disambut hangat oleh kepala BPN Kampar, Bapak Andi Lubis beserta jajaran," ujar Kyai Mursyid.
Dari laporan kepala BPN Kampar, ada beberapa program pertanahan nasional yang mereka kelola saat ini. Salah satunya adalah program TORA (Tanah Objek Reforma Agraria-red) dan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap-red).
Baca Juga:
"Program ini kita lihat telah berjalan namun belum optimal karena berbagai persoalan teknis yang belum selesai." kata Kyai Mursyid saat dihubungi pada Rabu (20/11/2024).
Dia menjelaskan, untuk tata kelola TORA belum sepenuhnya maksimal dikarenakan beberapa kendala, seperti Sumber penataan aset dari transmigrasi belum bisa dilakukan legalisasi asset dikarenakan dinas terkait belum ada melakukan identifikasi subyek/obyek transmigrasi untuk diusulkan ke kepala daerah terkait SK Usulan Subyek Transmigrasi.
"Kemudian ada juga persoalan terkait pelepasan kawasan hutan ( HPK) yg jumlahnya 14.000 Hektar dan baru di tahun 2024 akan dilakukan invert PPTKH (Pelepasan penguasaan tanah masyarakat dan kawasan hutan) oleh pihak terkait. Hal-hal teknis ini menghambat proses." katanya.
Masukan dan aspirasi dari pihak terkait di pemda, menurut Kyai Mutsyidakan dijadikan data primer yang akan disampaikan ketika dilakukan rapat dengan kementerian terkait di DPD RI nantinya. "Data akan terus kita lengkapi. Karena ini baru data permulaan.," tutupnya.
Terkait isu pertanahan, dia menyarankan agar pemerintah daerah memberikan kemudahan dalam pengurusan TORA dan PTSL. Salah satu kendalanya adalah BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Sebagai informasi 121 Kabupaten/Kota di Indonesia telah memberikan keringanan ataupun membebaskan BPHTB untuk kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
"Kita berharap kepada pemda agar dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dengan membebaskan BPHTB bagi yang mengikuti program TORA dan PTSL. Hal ini nantinya sangat berdampak terhadap animo masyarakat untuk mensertipikatkan tanahnya melalui program PTSL.
Dengan banyaknya masyarakat yang sudah bersertipikat akan meningkatkan PAD melalui layanan peralihan hak atas tanah nantinya." harapnya.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Provinsi Riau menegaskan bahwa purna tugas kedinasan bukan menjadi
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Riau II, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengunjungi Pondok Pesantren Syekh Burh
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 534 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kota
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepala Kantor Imigrasi Siak Doly Samuel Mulatua Tambunan bersama rombongan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pe
TNI/Polri
kabarmelayu.com,KAMPAR Musibah kebakaran menimpa Pondok Pesantren (Ponpes) Syekh Burhanuddin, Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampa
Peristiwa
Penanaman Jagung Kuartal III Polsek Kandis, Memantau, Merawat dan Mendampingi Swasembada Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di Kota Pekanbaru sempat berada pada kategori tidak sehat pada Rabu (12/8/2026) pagi. Namun, kond
Lingkungan
kabarmelayu.com,MATARAM Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief MBA, menyoroti rendahnya jumlah produk Usaha Mikro, Kecil, d
Parlemen
kabarmelayu.com, INHIL Sebanyak 22 perusahaan perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang telah beroperasi selama bertahuntahun,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Kepolisian Daerah (Polda) Riau sukses meraih Juara Umum Klaster 3 dalam penilaian Program Ketahanan Pangan Polri T
TNI/Polri