Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu, Seorang WNA Diamankan
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
Diketahui, dua daerah ini dilalui oleh Sungai Kampar. Di saat intensitas hujan tinggi di hulu, pintu pelimpahan waduk PLTA Koto Panjang mesti dibuka, sehingga permukaan sungai lebih tinggi di wilayah Pelalawan dan Kampar.
Karena daerahnya selalu dirugikan oleh situasi ini, Anggota DPRD Riau Dapil Pelalawan-Siak Abdullah, M.Pd, meminta Pemprov Riau dan PLTA Koto Panjang memperhatikan empat hal yang menjadi penyebab banjir.
"Pertama, reboisasi daerah aliran sungai (DAS) catcmant area (area penampung) di hulu PLTA Koto Panjang. Ini penting karena kita mendapat info bahwa daerah tersebut sudah banyak yang gundul bahkan ada alih fungsi lahan. Pemprogt Riau harus tegas atas hal ini," kata Abdullah saat dihubungi pada Selasa (4/3/2025) sore.
Baca Juga:
Kemudian kedua, katanya, normalisasi pendangkalan catcmant area PLTA Koto Panjang. Saat ini area tampung air PLTA Koto Panjang tersebut sudah mulai dangkal. Ini mengakibatkan cepat penuh area tampung tersebut. Ketiga adalah penggalian dan reboisasi area hilir sungai Kampar.
"Keempat, kita juga melihat sistem buka tutup pintu air yang tidak tersistematis. Kadang dibuka kelima pintu dengan bukaan yang tinggi sehingga ini menyebabkan sungai Kampar tiba-tiba meluap. Maka sistem buka tutup ini disesuaikan dengan ketinggian di area tampung dan hilir sungai." tegasnya.
Baca Juga:
Seperti diketahui, pada Sabtu (1/3/2025), PLTA Koto Panjang kembali membuka pintu pelimpahan (spillway gate) sebesar 170 Cm di 5 pintu. Kondisi ini meningkatkan permukaan air antara 20 hingga 40 cm di sepanjang bantaran sungai, baik di Kampar dan Pelalawan. Kemudian dilanjutkan pada hari Ahadnya.
Waduk PLTA yang mulai beroperasi sejak 1998 lalu, hingga saat ini tentunya perlu perawatan. Selama ini pendangkalan waduk yang terjadi tentu sangat berpengaruh. Abdullah mengatakan, perlu perhatian.
"Tak hanya di hulu, wilayah hilir juga perlu perhatan yang tak kalah serius. Sama halnya dengan pendangkalan di hulu, di hilir juga terjadi. Jika diperlukan, maka perlu dilakukan penggalian ulang," papar Abdullah lagi.
kabarmelayu.com,SANGGAU Satgas Pamtas RIMalaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Personel Pos Kotis Gabma Entikong berhasil menggagalkan upay
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Polres Dumai meringkus seorang kakek berinisial MD (65), lantaran diduga mencabuli anak di bawah umur. Kasus ini te
Hukrim
kabarmelayu.com,INHIL Tari Kreasi Joget Mande sukses digelar secara meriah di sepanjang Jalan Swarnabumi, Tembilahan, Kabupaten Indragiri
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru terus menunjukkan tren positif dalam beberapa waktu terakhir. Survei yang dil
Pemerintahan
Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong, Bupati Bengkalis Dorong UMKM dan Pererat Silaturahmi Warga
Ekbis
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau menghentikan sementara aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) tan
Lingkungan
Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Pantau Lahan Pertanian Warga
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan,
Sport
kabarmelayu.com,INHIL Masih dalam rangkaian momentum peringatan hari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke 61, Pemkab Inhil menggelar tabli
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai provinsi, kabupaten, dan
Pemerintahan