Kamis, 05 November 2026 WIB

Rapat dengan Menteri Desa, Syahrul Aidi Sampaikan Pertanyaan Tentang Koperasi Desa Merah Putih

Redaksi - Jumat, 14 Maret 2025 14:36 WIB
Rapat dengan Menteri Desa, Syahrul Aidi Sampaikan Pertanyaan Tentang Koperasi Desa Merah Putih
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dr. Syahrul Aidi Maazat.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comJAKARTA - Pemerintah pusat berencana membuat Koperasi Merah Putih sebagai wadah pembangunan ekonomi tingkat desa. Program ini masih jadi pertanyaan bagi banyak pihak terutama para kepala desa sebagai pelaksana program ini nantinya.

Pertanyaan dan masukan dari para kepala desa ini langsung disampaikan oleh anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dr. Syahrul Aidi Maazat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Desa pada Kamis (13/3/2025) di senayan.

Syahrul Aidi mengakui bahwa setelah Koperasi Desa Merah Putih ini diluncurkan oleh pemerintah, banyak pertanyaaan dari kepala desa. Banyak Kades khawatir terjadi tumpang tindih program dan mengurangi fungsi kelembagaan lainnya.

Baca Juga:

"Kita sudah tau bahwa di desa sudah ada KUD, apa statusnya itunya nanti. Kemudian ada juga Bumdes. Seperti apa statusnya. Kita menyarankan Koperasi baru ini polanya tidak menganggu eksistensi Bumdes dan KUD yang sudah ada." kata Syahrul Aidi.

Dia juga menegaskan agar keberadaan Koperasi Merah Putih ini jangan sampai membunuh KUD dan Bumdes yang sudah ada. Jangan sampai koperasi ini juga membunuh usaha rakyat.

Baca Juga:

"Kita juga diskusi dengan kades, katanya koperasi ini akan membuat gudang sembako. Sementara nanti ada usaha rakyat yang berjualan sembako. Jangan sampai usaha rakyat terganggu," tambahnya.

Dia juga mempertanyakan sumber dana Koperasi Merah Putih ini dari Dana Desa. Dana desa ini menurutnya untuk membangun otonomi desa.

"Kualifikasi desa ini macam-macam, maka tidak bisa kita ratakan dalam satu program. Jika koperasi ini jadi, jangan sampai program sama untuk semua desa. Ini tentu mengurangi fungsi dana desa sebagai instrumen khusus otonomi desa nantinya." katanya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Anggota Komisi I DPR Dorong Pengawasan Investasi
Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jawa Tengah Dicopot!
IKST Sentil Perusahaan di Tapung Raya, Jangan Hanya Raup Keuntungan, Jalan Rusak Harus Diperbaiki
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
BKSAP DPR RI Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
komentar
beritaTerbaru