Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
TNI/Polri
Fraksi PKS meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengambil langkah konkret, terutama dengan memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya di SPBU benar-benar tepat sasaran.
Fraksi PKS DPRD Riau melalui anggota fraksi, Samsuri Daris, ST, MT yang juga anggota komisi IV menyampaikan, menurutnya terdapat dua persoalan utama yang perlu segera ditangani pemerintah. Pertama, pengawasan distribusi BBM bersubsidi harus diperketat untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan BBM subsidi diterima masyarakat yang berhak. Kedua, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat Riau.
Baca Juga:
"Pemprov Riau harus melakukan pengawasan secara ketat dan berkala terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU. Jangan sampai BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru tidak tepat sasaran," ujar Samsuri Daris, Rabu (19/8/2026).
Menurut Samsuri, pengawasan menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan antrean BBM. Pemerintah daerah perlu memastikan distribusi dari sisi alokasi hingga penyaluran di SPBU berjalan sesuai ketentuan.
Baca Juga:
Selain pengawasan, pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan pasokan BBM di Riau. Jika antrean terjadi karena adanya kekurangan pasokan atau alokasi BBM bersubsidi, Pemprov Riau harus segera berkoordinasi dengan Pertamina, mitra Pertamina, dan pemerintah pusat untuk mencari solusi.
"Pemprov Riau harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Pertamina beserta mitra dan pemerintah pusat terkait alokasi BBM subsidi jika memang terjadi kekurangan," katanya.
Samsuri menilai antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU menunjukkan adanya persoalan yang perlu segera ditangani. Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu.
Ia juga menilai koordinasi dengan Pertamina dan pemerintah pusat penting untuk mengetahui kondisi pasokan BBM di Riau secara menyeluruh. Jika memang terdapat kekurangan alokasi BBM bersubsidi, pemerintah daerah perlu mengupayakan penambahan alokasi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Fraksi PKS DPRD Riau meminta persoalan antrean BBM tidak hanya ditangani secara sementara. Pemprov Riau perlu memastikan pengawasan distribusi berjalan optimal sekaligus menjamin ketersediaan pasokan BBM di berbagai daerah.
Samsuri menegaskan, masyarakat tidak boleh terus dirugikan akibat antrean panjang maupun keterbatasan BBM. Karena itu, pemerintah diminta bergerak cepat mencari solusi bersama Pertamina, pemerintah pusat, dan seluruh pihak terkait.
"Yang terpenting masyarakat jangan sampai dirugikan akibat keterbatasan pasokan BBM. Pemerintah harus hadir dan memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi," pungkasnya.
Kapolsek Bangko Pusako dan Rimba Melintang Beri Kejutan Kue Tumpeng dan Bibit Pohon di Koramil 05/RM
TNI/Polri
HUT TNI ke81, Polsek Bina Widya Hadir Perkuat Soliditas TNIPolri
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) berlangsung dengan penuh khid
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru sukses membawa pulang kemenangan tipis 10 pada pekan keempat menghadapi Semen Padang FC yang dip
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Irjen Pol Arman Achdiat resmi mengemban tugas sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau yang baru usai dil
Hukrim
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengevaluasi hasil pelaporan bulan pertama para operator seluler terk
Iptek
kabarmelayu.com,PEKANBARU Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) mendorong pemerintah dan pihak terkait segera membentuk tim terpadu untuk memben
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Personel Detasemen Intelijen Kodam (Deninteldam) XIX/Tuanku Tambusai mengungkap dugaan praktik penimbunan dan pe
Hukrim