Kamis, 22 Oktober 2026 WIB

Riau Minta Tambah Kuota BBM Subsidi

Redaksi - Sabtu, 05 September 2026 20:00 WIB
Riau Minta Tambah Kuota BBM Subsidi
Antrean BBM di salah satu SPBU.(Foto: Andi)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite ke pemerintah pusat. Penambahan dilakukan untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Riau hingga menimbulkan kemacetan.

Langkah antisipatif ini diambil seiring meningkatnya konsumsi masyarakat menjelang momen Natal dan Tahun Baru.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, mengonfirmasi bahwa pengajuan penambahan kuota Bio Solar tercatat sebesar 99.700 Kilo Liter (KL), sedangkan usulan penambahan Pertalite mencapai 99.556 KL. Saat ini Pemprov Riau masih menunggu keputusan akhir penetapan kuota tersebut dari instansi teknis di tingkat pusat.

Baca Juga:

"Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat dalam hal ini BPH Migas," kata Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, Sabtu (5/9/2026).

Ismon menjelaskan, lonjakan konsumsi BBM rutin terjadi pada periode akhir tahun akibat peningkatan aktivitas transportasi publik dan logistik. Oleh karena itu, pasokan tambahan sangat diperlukan untuk menekan potensi kelangkaan dan kemacetan lalu lintas di sekitar area SPBU.

Baca Juga:

"Namun realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN," ujarnya.

Guna menjaga ketertiban distribusi BBM di lapangan, Dinas ESDM Provinsi Riau juga telah mengoordinasikan fenomena antrean panjang ini kepada pihak penyalur resmi. Koordinasi intensif dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang memegang kewenangan teknis pengaturan dan penyaluran BBM ke SPBU.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga," tegas Ismon.

Meskipun stok Pertalite saat ini dipastikan masih mencukupi kebutuhan harian masyarakat hingga akhir tahun, Pemprov Riau menilai langkah cadangan tetap harus disiapkan.

Penambahan kuota Pertalite difungsikan sebagai antisipasi utama apabila terjadi lonjakan konsumsi yang drastis selama periode libur panjang.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ditreskrimsus Polda Riau Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi di Kandis, 6.500 Liter Solar Disita
Polres Rohul Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pria Bersama 700 Liter Solar Diamankan
Pemprov Riau Minta BPH Migas Tambah Kuota
Kelangkaan Solar Subsidi di Riau Berkepanjangan, LAMR Dorong Dibentuknya Tim Terpadu
DPRD Riau Dorong Pembentukan Satgas Solar
Polresta Pekanbaru Didesak Naikkan Kasus Dugaan Mafia Solar ke Penyidikan
komentar
beritaTerbaru