Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Belum Jelas, DPRD Pekanbaru Pertanyakan Program KIP

Harijal - Selasa, 07 Maret 2017 21:27 WIB
Belum Jelas, DPRD Pekanbaru Pertanyakan Program KIP
Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin SE.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) masih dipertanyakan oleh warga. Pasalnya program kementrian pusat ini belum jelas maksud dan sasarannya membuat warga bertanya-tanya kepada Dewan.

Hal ini diketahui ketika masuknya laporan warga kurang mampu yang memiliki anak berprestasi ingin mendapatkan KIP untuk kelanjutan pendidikan bagi anak-anaknya.

Menanggapi hal tersebut anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin SE mengatakan bahwa program Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang terdapat di daerah tidak begitu jelas karena program KIP ini langsung dari kementerian pusat.

Baca Juga:

"Kita di daerah tidak mengetahui secara jelas akan KIP tersebut, karena progaram tersebut merupakan program dari kementerian pusat," ujar Zainal Arifin, Selasa (7/3).

Politisi Gerindra ini mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan dan mempertanyakan data yang diambil kementerian terhadap siapa saja yang mendapatkan KIP tersebut.

Baca Juga:

"Setelah kami mengkonfirmasi kepada Dinas Sosial Pekanbaru, mereka mengatakan bahwa data yang digunakan Kementerian Sosial yang ada tersebut data dari tahun 2011 yang perlu diperifikasi lagi, karena data tersebut sudah lama," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta kepada Badan Pusat Statistik (BPS) dapat kembali mendata secara ulang dan turun kepada masyarakat rielnya seperti apa akan menjadi tahu.

"BPS harus mengupdate data dengan melibatkan RT/RW setempat karena yang tau data warga miskin itu adalah mereka yang selama ini merupakan data lama yang tidak update karena banyak warga yang meninggal dan sudah pindah keluar daerah," tuturnya.(eza/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Modus Kunjungi Saudara, Pengiriman PMI Ilegal di Dumai Terbongkar
komentar
beritaTerbaru