Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan akan selalu hati-hati dalam mengurus keuangan negara termasuk RAPBN 2020 mendatang. Oleh karenanya, Sri Mulyani ingin di tahun depan ada penghematan anggaran dari berbagai K/L dan lembaga termasuk di DPR RI.
Sri Mulyani menilai, dalam menjalankan APBN harus dilakukan dengan perhitungan yang paling efisien, apalagi ini adalah uang rakyat dan bukan uang individual.
Hal ini menanggapi salah satu anggota DPR saat rapat di Badan Anggaran. Anggota tersebut mengatakan ruang kerja DPR berukuran 4x6 terlalu sempit untuk ditempati 9 orang sehingga membutuhkan ruangan yang lebih besar yang artinya butuh anggaran tambahan.
Baca Juga:
Menurut Anggota DPR tersebut, permintaan anggaran tambahan ini wajar, terutama anggota Dewan yang dipilih oleh rakyat yang tentunya punya hak untuk dibiayai negara.
"Saya sampaikan hak budget silakan, perlu diatur selama ini dalam konstelasi peraturan UU. Pemerintah ajukan RAPBN pembahasan ekonomi makro, nanti pak Presiden sampaikan dalam bentuk RUU APBN pada bulan Agustus, itu program pemerintah yang diusulkan ke DPR yang butuhkan implikasi anggarannya dan bagaimana biayainya. Saya yakin banyak yang aspirasi masyarakat yang diperjuangkan DPR sudah ditampung ke nota keuangan itu," ujarnya di raung Banggar, Selasa (11/6/2019) malam.
Baca Juga:
Namun, ia kembali menekankan, bahwa ada alokasi anggaran yang lebih penting dari sekedar untuk perluasan ruangan. Misalnya pembangunan di daerah seperti yang selalu dikeluhkan anggota Dewan sebagai wakil dari daerahnya.
"Namun kalau ada yang menyampaikan daerah saya jalannya gini, kalau semua ini harus ditata. Karena dari pemerintah ada RKAP-nya, ada target pembangunan, ada RPJMN-nya yang kemudian memunculkan proposal mengenai RUU APBN berserta implikasi budgetnya," jelasnya.
Menurutnya, nanti semua anggaran akan dibahas melalui rapat bersama dan jika anggaran sudah ditetapkan saat nota keuangan maka sudah menjadi keputusan bersama bukan hanya dirinya. Oleh karenanya, jika anggaran ingin terus ditambah maka utang juga akan terus bertambah.
Saat utang akan bertambah maka ia akan dituduh menyusahkan rakyat dan dicap sebagai ratu utang, padahal ini keputusan bersama. Oleh karenanya, ia ingin anggota dewan menyampaikan anggaran sewajarnya dan memang yang dibutuhkan.
"Kalau mau lebih ada konsekuensinya ya, defisitnya makin tambah, pajaknya harus makin tinggi, atau utangnya makin tinggi. Nah itu saya yang selalu dituduh sama masyarakat seolah saya (yang ingin berutang), disebut ratu utang. Padahal ini konsekuensi yang disebutkan bahwa kebijakan fiskal ini adalah pemerintah yang ajukan kemudian kita bahas dan diketuk sebagai UU APBN di situlah semuanya sudah terwadahi, dari sisi prioritas pemerintah kepentingan dari DPR baik individual maupun partai," tegasnya.
(cnbcindonesia.com)
Semangat HUT Bhayangkara Ke 80, Polresta Pekanbaru Perkuat Komitmen Pelayanan Terbaik Masyarakat
TNI/Polri
Polisi Ringkus Empat Tersangka Penyalahgunaan Narkoba di Tambang
Hukrim
Menjaga Ketahanan Pangan di Ujung Musim, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Hadir Mengawal Petani Hingga Panen
Lingkungan
Puluhan Anggota TNI Datangi Polsek Bina Widya Pekanbaru, Ada Iringan Lagu Ulang Tahun Hari Bhayangkara
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang a
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Upaya percepatan pembangunan daerah terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Salah satu
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Mantan Chairman Riau Pos Group, Rida K Liamsi, mengaku menjadi korban perlakuan yang tidak adil dari manajemen
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali menggandeng kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluar
Pemerintahan
Sempat menghilang dalam OTT (Operasi Tangkap Tangan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singi
Hukrim
Terdetiksi 254 Hotspot, Pemkab Siak Perkuat Mitigasi Hadapi Super El Nino
Pemerintahan