Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Ketua DPRD Riau : Perda Tidak Kejar Kuantitas, Tapi Kualitas

Harijal - Selasa, 19 November 2019 21:00 WIB
Ketua DPRD Riau : Perda Tidak Kejar Kuantitas, Tapi Kualitas
ist.

PEKANBARU - Pihak DPRD Riau mengakui jika keberadaan Perda (Peraturan Daerah) saat ini banyak yang tumpang tindih. Ada produk baru yang menyebabkan produk lama seharusnya 'dihanguskan' tapi hal ini tidak dilakukan.

Sehingga Perda yang dimiliki saat ini jumlah atau kuantitasnya sudah cukup banyak. Tapi tidak bisa diaplikasikan karena 'berbenturan' dengan Perda lain. Kedepan akan lebih mengutamakan kualitas sehingga dapat diaplikasikan di tengah masyarakat.

"Kita saat ini kesannya hanya bisa membuat Perda, tapi tak bisa mengaplikasikannya. Bahkan banyak Perda kita yang tumpang tindih dengan Perda yang sudah ada sebelumnya. Sehingga dalam aplikasinya saling 'berbenturan'. Ini jadi PR kita ke depannya, tidak memikirkan kuantitas, tapi kualitas," sebut Ketua DPRD Riau Indra Gunawan Eet saat dikonfirmasi, Selasa (19/11).

Baca Juga:

Lebih jauh dicontohkannya, untuk di negara luar, kalau mau buat Perda itu, dua Perda baru akan 'menghanguskan' lima Perda lama. Jadi Perda baru itu 'lebih padat' atau menyempurnakan Perda yang ada sehingga bisa membuat Perda lama jadi tidak berlaku lagi karena sudah terangkum pada Perda baru. Jadi Perda itu sedikit tapi kualitasnya bagus yang bisa mrwakili kebijakan masyarakat.

"Terbalik dari apa yang terjadi pada kita, buat Perda baru lima. Tapi hanya menghsnguskan Perda lama dua. Tentu Perda yang ada itu banyak dan tumpang tindih. Jadi kedepannya kita akan lebih pikir kualitas Perda ketimbang kuantitasnya," tambah Dapil Bengkalis-Dumai-Meranti dari Golkar ini lagi. (mcr)

Baca Juga:
SHARE:
beritaTerkait
3.514 Sapi Kurban di Pekanbaru Dipastikan Bebas PMK
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
komentar
beritaTerbaru