Minggu, 17 Mei 2026 WIB

Dewan Pertanyakan Pengawasan dan SOP Asset Dinas PUPR Riau

Harijal - Senin, 27 Januari 2020 21:05 WIB
Dewan Pertanyakan Pengawasan dan SOP Asset Dinas PUPR Riau
Ketua Komisi III DPRD Riau, Huzaimi Hamidi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Untuk memperoleh informasi seputar pengawasan dan SOP dalam pengelolaan asset daerah, DPRD Riau menggelar hearing dengan Bapenda dan Dinas PUPR Riau, Senin (27/01/20).

"Hearing kita hari ini bersama Bapenda dengan Dinas PUPR Riau dalam rangka retribusi. Di PUPR kan ada alat berat, laboratorium, ada aula, kantin dan ada ATM. Yang kita targetkan di Banggar di 2020 ini harus tercapai. Caranya bagaimana, harus kita awasi dari awal,"ucap ketua Komisi III DPRD Riau, Huzaimi Hamidi usai hearing.

Huzaimi mengatakan, pihaknya mendesak PUPR agar pendapatan di tahun 2021 mendatang harus naik.

Baca Juga:

"Makanya hari ini mereka (Bapenda dan PUPR, red)  kita undang. Yang turun itu alat berat. Dari target Rp 2,4 miliar yang dapat itu cuma Rp 294 juta di tahun 2019. Nah ini kan jauh, kenapa terjadi. Ternyata karena pengawasan dan SOP. Jadi SOP juga harus jelas", ungkap politisi dari partai PPP tersebut.

Demikian juga laboratorium, dari target Rp 2,4 milyar naik menjadi Rp 3,6 miliar. Anehnya di tahun berikutnya turun lagi. Jadi ini yang kita pertanyakan.

Baca Juga:

Menurut PUPR, ucap Huzaimi, ada bahan baku kimia di laboratorijm yang harganya Rp 16 juta. Kemudian begitu juga dengan aula naik dari target. Dan lagi-lagi turun di tahun berikutnya.

"Jadi ini yang kita pertanyakan apakah ada aturan semacam SOP dan seperti apa pengawasannya, itu yang kita pertanyakan", ujar Huzaimi.

Ia mengatakan, kalau Dinas PUPR Riau merasa memiliki dan punya keinginan yang sama membangun Riau, tidak ada jalan selain meningkatkan pendapatan.

"Mustahil rasanya tanpa uang kita bisa membangun Riau. Kita semua harus bekerjasama untuk mencari, menggali potensi pendapatan. Saya sampaikan bahwa ini adalah pengawasan kami sebagai wakil rakyat", ujar Huzaimi. (fin)

SHARE:
beritaTerkait
3.514 Sapi Kurban di Pekanbaru Dipastikan Bebas PMK
Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
Ratusan Pasien di Puskesmas Simpang Tiga Diperiksa Satu Dokter, Antrean Sampai 3 Jam
Polemik PPDB MTsN 2 Inhil, Penasehat PPWI Inhil Zulkifli Minta Transparansi dan Evaluasi
Aparat Lambat Tutup Warung Remang-Remang Cafe KE Lipat Kain, Warga Nyatakan Siap Turun Tangan
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
komentar
beritaTerbaru