Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - DPRD Kota Pekanbaru sangat menyayangkan belum mampunya Pemko Pekanbaru hingga saat ini menerapkan sistem online dalam setiap transaksi di kantor pelayanan publik. Sehingga, dengan sistem bayar ke perorang, membuat pungutan liar subur di Kota Bertuah ini.
"Pemko Pekanbaru belum siap dalam menerapkan sistem berbasis IT. Selain perangkat tidak mendukung SDM menjadi tolak ukur, dengan lemahnya SDM maka realisasi yang diharapkan tidak akan bisa berjalan dengan baik. Inilah pemicu pungli belum teratasi maksimal," kata Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Ida Yulita Susanti MH, kemarin
Menurutnya, dengan sistem berbasis IT atau sistem online, segala bentuk pungli bisa diminimalisir di kantor pelayanan publik. Menyusul keluarnya surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tentang pemberantasan pungli. Yang mana, dalam surat edaran itu ditujukan untuk seluruh instansi termasuk pimpinan kesekretariatan lembaga nonstruktural, gubernur, bupati dan wali kota.
Baca Juga:
"Semua itu tidak akan mendukung tanpa ada sistem yang bagus. Kita mendukung pemberantasan pungli supaya tidak ada lagi unsur orang ketemu sama orang. Pengurusan izin dan pembayaran pajak serta semacamnya bisa ditranfes dan terkoneksi sistem internet," saran Ida.
Sarana dan prasarana, kata Politisi Partai Golkar ini, diketahui masih sangat tidak memadai di Kota Pekanbaru saat ini. Meskipun kota Pekanbaru perkembangannya sangat pesat dan menjadi tujuan investasi paling segar, namun masih tertinggal dalam sistem siber. Padahal kota ini ingin menuju Smart City.
Baca Juga:
"APBD hanya penuh untuk membayar gaji pegawai. Meskipun begitu, surat edaran dari MenPan ini harus dikawal secara bersama-sama. Kalau sistem masih manual, tidak bisa dihindari pungli. Budaya orang Timur ketika mengucapkan tanda terimakasih tidak berupa uang itu tidak afdhol. Makanya tanpa didukung sistem yang bagus, semua ini tidak akan pernah terpenuhi," pungkasnya. (rec)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri