Selasa, 04 Agustus 2026 WIB

Joni Syafrin: Jadilah Pelopor Anti Narkoba

Harijal - Senin, 24 Oktober 2016 19:33 WIB
Joni Syafrin: Jadilah Pelopor Anti Narkoba
sy/riaueditor.com
Camat Kampar Utara Joni Syafrin ketika memberikan sambutan acara Sosialisasi dan Penyuluhan serta Pembinaan Bahaya Narkoba Di Kecamatan Kampar Utara Diula Kantor Camat, Senin (24/10/16)

KAMPAR UTARA, kabarmelayu.com - Generasi muda saat ini sangat rentan terhadap pengaruh Narkoba, penerus bangsa yakni pemuda. Pemuda sudah saatnya menjadi pelopor pergerakan anti Narkotika, karena pemuda merupakan salah satu sasaran korban pengguna Narkoba, jika pemuda telah bersatu untuk menghindari Narkoba maka penyalahgunaan Narkoba tidak merajalela. Hal itu seperti dikatakan Camat Kampar Utara Joni Syafrin pada acara Sosialisasi dan Penyuluhan serta Pembinaan Bahaya Narkoba di Kecamatan Kampar Utara, di aula Kantor Camat Kampar Utara, Senin (24/10/16).

Pemuda adalah salah satu menjadi pengganti generasi yang ada saat ini, apabila generasi yang dipersiapkan untuk menjadi penerus telah memakai Narkoba maka hancurlah cikal bakal penerus bangsa dan hancurlah masa depan Negara ini.

Joni Syafrin juga menyampaikan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar sangat serius dalam penanganan Narkoba, mulai dari tingkat desa hingga tingkat Kabupaten, karena bahaya narkoba telah masuk hingga pelosok negeri ini. Harapan sosialisasi ini sebagai wadah pembekalan generasi muda untuk menjauhi Narkoba, menghindari dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:

Ketua Granat (Gerakan Anti Narkotika) Kabupaten Kampar, Rahmat Jevary Juniardo menyebutkan dalam Al Qur’an saja banyak ayat yang menjelaskan tentang dilarang kerasnya umat islam dalam menggunakan Narkoba, banyak kita yang memahami arti ayat yang mengharamkan bahaya Narkoba. Dalam sosialisasi ini menjelaskan bahwa Bangsa Indonesia bukan saja dalam bahaya narkoba tetapi sudah menjadi Indonesia Darurat Narkoba.

"Kabupaten Kampar telah menjadi merah dalam artian banyak daerah di kabupaten Kampar telah banyak memakai Narkoba. Saat ini Kabupaten Kampar telah masuk kepada perang Narkoba, karena dalam hal ini kita tidak mengetahui siapa yang menjadi musuh kita. Perang Narkoba harus kita tanamkan dalam diri kita masing-masing," ungkap Rahmat Jevary Juniardo.

Baca Juga:

Selain itu Ardo panggilan akrab Rahmat Jevary Juniardo mengatakan penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu penyakit yang harus kita sembuhkan bersama, peran kita semua dapat membantu, diantaranya peran generasi muda, peran Pihak kepolisian serta pihak Pemerintah Daerah. Lindungi anggota keluarga dari pengaruh penggunaan Narkoba, keluarga adalah salah satu peran penting dalam menghindari anggota keluarga kita dari pengaruh Narkoba.

Tanamkan dihati kita bersama untuk mengatakan dengan tegas untuk menolak Narkoba, jauhi Narkoba jangan sesekali untuk mencobanya, banyak yang dirusak oleh Narkoba, masa depan, impian dan harapan bangsa serta harapan orang tua kita tegas Ardo.

Ketua Pokja I PKK Kabupaten Kampar Haswinda dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini kita sedang menghadapi perang tanpa bentuk yang ingin menghancurkan bangsa ini, tetapi perang ini menggunakan pihak ketiga diantaranya penyalahgunaan Narkoba, karena narkoba bertujuan untuk menghancurkan generasi muda, merampas masa depan bangsa serta harapan anak bangsa untuk mengisi pembangunan bangsa ini, Narkoba dapat membutakan akal sehat kita, narkoba dapat merusak akhlak moral dan mental generasi muda kita.

Sosialisasi ini diharapkan dapat membina sekaligus wadah Penyampaian bahayanya peredaran Narkoba khususnya dikecamatan Kampar Utara ini, dan dengan adanya sosialisasi dan pembinaan tentang bahaya Narkoba kita bisa memotong peredaran Narkoba di Kabupaten Kampar ini supaya peredaran Narkoba tidak menyentuh Generasi muda kita nantinya.

Acara sosialisasi dan penyuluhan serta embinaan Bahaya Narkoba Di Kecamatan Kampar Utara juga dihadiri oleh narasumber dari Kapolsek Kecamatan Kampar Utara yang diwakili Kasar Binmas Dzakaria, Babinsa, Kepala Urusan Agama Kecamatan Kampar Utara TP-PKK Kabupaten Kampar dan  Peserta terdiri dari 200 Siswa dan siswi Pondok Pesantren  As-Salam dan SMA 1 Kecamatan Kampar Utara. (rec)

SHARE:
beritaTerkait
Serda Muhammad Raihan Fadhila Raih Emas pada 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026
Program Nasional Revitalisasi Sekolah, Siak Sudah Terima Rp61 Miliar
Pemotor Diduga ODGJ Terobos Tol Permai 
Wako Lantik Zulhelmi Arifin Sebagai Sekdako Pekanbaru
HGB Ratusan Ruko STC Pekanbaru Tak Bisa Diperpanjang
Dinilai Terafiliasi Wahabi, GP Ansor Inhil Tolak Peningkatan Status Surau di Sungai Beringin
komentar
beritaTerbaru