Jumat, 29 Mei 2026 WIB

New Normal, Gubri Sampaikan 5 Poin Penting

Harijal - Rabu, 10 Juni 2020 18:05 WIB
New Normal, Gubri Sampaikan 5 Poin Penting
Gubernur Riau, Syamsuar

PEKANBARU - Dalam menghadapi fase kehidupan new normal, sesuai arahan dari Presiden RI, Joko Widodo, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar memaparkan lima poin penting, Pekanbaru, Rabu, (10/06/20).

Lima poin penting tersebut, diantaranya, pertama, perlunya Pra Kondisi yang ketat. Sosialisasikan kepada masyarakat secara masif mengenai penggunaan masker, jaga jarak, cuci tangan, jangan masuk ke kerumunan/keramaian yang terlalu padat, harus terus disampaikan diikuti dengan simulasi-simulasi yang baik sehingga saat masuk dalam tatanan normal baru sudah betul-betul siap.

"Panglima TNI dan Kapolri juga menghadirkan aparat di titik-titik keramaian di daerah untuk mengingatkan warga agar disiplin dan mematuhi protokol kesehatan," kata Gubernur Syamsuar.

Baca Juga:

Selanjutnya, poin kedua, penentuan waktu atau timing harus tepat, kalkulasinya atau hitung- hitungannya, kata Gubri harus berdasarkan data dan fakta di lapangan yang aktual. 

"Jika daerah sudah ingin memutuskan untuk masuk ke "normal baru" maka dibicarakan dahulu dengan ketua gugus tugas," lanjut Gubri.

Baca Juga:

Selain itu, Perhatikan tingkat kepatuhan masyarakat, pastikan manajemen di daerah siap melaksanakan normal baru, hitung kesiapan daerah dalam pengujian yang masif, pelacakan yang agresif, kesiapan fasilitas kesehatan yang ada, semuanya harus benar-benar dihitung dan dipastikan.

Ketiga, tentukan prioritas. Sektor dan aktivitas dibuka secara bertahap tidak langsung dibuka 100 persen. Seperti sektor ekonomi, untuk daerah dengan sektor  penularan covid yang rendah tetapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi perlu didahulukan terutama sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, manufaktur, konstruksi, logistik, transportasi barang, pertambangan, dan perminyakan.

Keempat, perkuat konsolidasi. Koordinasi antara Pusat dan Daerah, Provinsi, Kabupaten dan Kota, sampai ke tingkat RT dan RW juga perkuat koordinasi internal dengan Forkopimda, serta libatkan semua elemen masyarakat.

"Semuanya bergotong-royong, bersinergi, bekerja menyelesaikan persoalan besar ini," terangnya.

Terakhir, evaluasi secara rutin. Menurut Gubri meskipun di suatu daerah jumlah kasus sudah menurun, namun keberhasilan penanganan covid sangat ditentukan oleh kedisiplinan dan protokol kesehatan. 

"Hati-hati jangan sampai lengah, jika dalam perkembangan ditemukan kasus baru atau kenaikan kasus maka akan langsung dilakukan pengetatan atau penutupan kembali," tutupnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Kebun Negara Dijarah, Mitra PT Agrinas Palma Nusantara Tempuh Jalur Hukum
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau
Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
komentar
beritaTerbaru