Selasa, 25 Agustus 2026 WIB

Khawatir Jika ke Rumah Sakit Langsung Dijadikan PDP, Kadiskes Riau : Itu Sama Sekali Tidak Benar

Harijal - Minggu, 12 Juli 2020 20:53 WIB
Khawatir Jika ke Rumah Sakit Langsung Dijadikan PDP, Kadiskes Riau : Itu Sama Sekali Tidak Benar
Foto: ist

PEKANBARU - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Minggu (12/7/2020) mengatakan, sejauh ini ada kekawatiran masyarakat datang ke rumah sakit, selanjutnya akan dijadikan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) oleh rumah sakit. Ditegaskan Mimi hal tersebut sama sekali tidak benar.

"Masyarakat takut, kalau sudah ke rumah sakit untuk berobat, maka akan langsung dijadikan PDP. Itu sama sekali tidak benar. Banyak proses yang harus dilakukan untuk mengetahui dan menjadikan seseorang itu PDP, diperiksa terlebih dulu, dan banyak lagi diceknya, tidak bisa sembarangan saja," ujarnya.

Hal ini disampaikan Mimi menyusul terjadinya penurunan kunjungan pasien di rumah sakit yang cukup signifikan. Bahkan berdasarkan data yang dirilis Asosiasi Rumah Sakit Swasta (ARSS) Provinsi Riau, penurunan jumlah kunjungan pasien di rumah sakit swasta di Riau mencapai 40 hingga 60 persen sejak Pandemi Covid-19 ini. 

Baca Juga:

Pihaknya menyarankan, agar pihak rumah sakit harus bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat, bahwa berobat ke rumah sakit bukan untuk dijadikan PDP.

"Masyarakat yang berobat juga mesti jujur ketika ditanya tenaga medis, misalnya soal riwayat perjalanan dan lainnya," kata Mimi. 

Baca Juga:

Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau, Zul Asdi. Pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan adanya informasi-informasi hoaks, yang menyudutkan pihak rumah sakit untuk menjadikan pasien positif Covid-19, sehingga hal tersebut juga membuat kawatir masyarakat dan takut berobat di rumah sakit.

"Itu hoaks yang mesti dicounter, tidak bisa dibiarkan masyarakat semakin larut dengan informasi yang sesat seperti itu. Masyarakat juga harus lebih cerdas ketika mendapatkan sebuah informasi, tidak menelannya mentah-mentah," katanya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
Kemnaker-JICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
komentar
beritaTerbaru