Senin, 24 Agustus 2026 WIB

Kadis Dispersip Riau Targetkan Satu Desa Satu Perpustakaan

Harijal - Senin, 13 Juli 2020 20:22 WIB
Kadis Dispersip Riau Targetkan Satu Desa Satu Perpustakaan
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Rahima Erna

PEKANBARU - Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Riau, Rahima Erna menargetkan agar satu desa memiliki satu perpustakaan. Ia menyebutkan, bahwa hadirnya perpustakaan berpengaruh kepada tingkat inovatif dan kesejahteraan masyarakat. Artinya, transformasi perpustakaan adalah inklusi sosial.

"Kami sedang menggiatkan literasi, kami pastikan satu pustaka satu desa," ujarnya saat Press Conference di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi, Senin (13/07/20).

Rahima Erna menuturkan, di Provinsi Riau terdapat 1.582 desa dan kelurahan. Ia menginginkan agar setiap pemerintah daerah memiliki visi untuk mewujudkan perpustakaan di setiap desa.

Baca Juga:

"Untuk Bupati Wali Kota se-Riau melalui surat gubernur dan kita juga berkomunikasi ke Pemda, alhamdulillah sekarang untuk perpustakaan desa sudah banyak yang maju," katanya.

Dari 1.582 desa yang ada di Riau, sampai saat ini perpustakaan desa yang ada hanya 518 desa. Namun, ungkapnya, saat ini yang penting adalah komitmen dari pimpinan untuk mewujudkan perpusatakaan di setiap desa.

Baca Juga:

Sebut Rahima, indikator dari perpustakaan desa adalah terwujudnya desa mandiri, ketika perpustakaan tidak terbentuk di desa tersebut maka tidak mungkin status desanya desa mandiri.

"Data kami, yang terbentuk baru 518, seharusnya 1.582 perpustakaan. Satu desa harus satu perpustakaan," ucapnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Akibat Asap Karhutla, Hari Ini Siswa Pekanbaru Laksanakan Pembelajaran dari Rumah
PT Oscar Investama dan Ketua Koperasi Diduga Bermain, Skema Bagi Hasil Diubah Sepihak
Persoalan Kelapa Inhil Bukan Sekadar Hilirisasi dan Ekspor
Nilai Kelapa Inhil Anjlok, Pemerintah Diminta Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Bupati Inhil Gelar Peringatan Maulid Nabi 1448 H di Kediaman
Riau Waspadai Asap Kiriman dari Jambi, Lampung dan Sumsel
komentar
beritaTerbaru