Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
TNI/Polri
PEKANBARU - Direktur World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi memberikan apresiasinya terhadap keberhasilan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau.
"Apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Riau dalam penanganan Karhutla yang mencapai hingga kurang lebih 80 persen," katanya secara virtual saat menjadi moderator dalam Dialog Singapura ke-7 yang diikuti Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Selasa (3/11/2020).
Menanggapi hal tersebut, Gubri mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mempersiapkan langkah-langkah yang strategis dalam upaya mengendalikan Karhutla di Riau.
Baca Juga:
Diantaranya dengan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan, dengan melakukan pemetaan kembali daerah rawan bencana Karhutla di Riau.
"Pemprov Riau juga menginventarisasi kembali izin usaha bidang perkebunan dan kehutanan yang beroperasi di Riau," ucapnya.
Baca Juga:
Gubri menambahkan, pihaknya juga melibatkan perusahaan dalam patroli bersama satgas Karhutla Provinsi Riau. Selain itu juga perlu adanya pengadaan alat pertanian dalam rangka pencegahan penanganan Karhutla. Yang mana pengadaan alat pertanian ini untuk mempermudah masyarakat agar tidak lagi mengolah lahan dengan cara dibakar.
Selanjutnya, Pemprov Riau memberdayakan masyarakat sekitar hutan sebagai zona penyangga juga melibatkan dunia pendidikan dalam mensosialisasikan mengenai bahaya karhutla.
"Seperti mengajak perguruan tinggi, mahasiswa yang melakukan KKN memberikan penyuluhan pencegahan karhutla," tuturnya.
Kemudian, ia menyampaikan telah melakukan komitmen bersama pencegahan dan penanggulangan karhutla antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, forkopimda dan pelaku usaha yang telah dilaksanakan pada 6 Januari 2020 lalu. Membangun dashboard lancang kuning oleh Polda Riau ini dalam rangka memudahkan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
"Juga bersinergi pemprov riau dengan badan restorasi gambut (BRG) dalam pengelolaan gambut berkelanjutan kemudian juga adanya upaya melakukan embung dan sekat kanal serta membangun resort UPT kesatuan pengelolaan hutan untuk memperkuat kemitraan operasional," tutupnya. (MCR)
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan terus melakukan oper
Lingkungan
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiar
Sosial
Personel Polsek Teluk Meranti Cek Ketahanan Pangan, Ada Jagung, Semangka dan Cabai
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Narasi membela warga dan menuding negara merampas kebun masyarakat kini mulai menuai sorotan tajam. Pasalnya, di t
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Di lapangan yang sama, tanpa sekat dan jarak, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIA Bagansiapiapi, Agus
Sosial
Kemnaker Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
Ekbis
Komisi VII DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Standar Nasional Indonesia (SNI) menegaskan pentingnya menjadikan
Parlemen