Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
TNI/Polri
PEKANBARU - Masyarakat di Riau diminta untuk tidak berharap besar pada vaksin corona agar kebal dari paparan virus.
Sementara ini, vaksin tentu saja belum bisa diandalkan, karena masih perlu dilakukan berbagai tahapan uji coba sebelum disuntik kepada warga.
“Protokol kesehatan harus tetap menjadi prioritas saat ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, Kamis, (10/12/2020).
Baca Juga:
Pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin corona (Vaksin Sinovac) beberapa waktu lalu. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa proses vaksinasi tetap harus menunggu izin dari Badan POM.
“Dalam situasi seperti ini kita tidak bisa banyak berharap meski Riau juga masuk dalam daftar daerah yang nantinya akan dapat jatah vaksin,"ujarnya.
Baca Juga:
“Namun sebelum itu terealisasi, penyebaran virus corona tetap harus diantisipasi agar jumlah kasus terkonfirmasi tak membludak. Masyarakat tetap diminta untuk patuh pada standar protokol kesehatan,” sambungnya.
Hingga kini Pemprov Riau belum bisa memastikan secara angka, berapa jumlah vaksin corona yang akan disalurkan ke daerah.
Namun yang pasti, Vaksin Sinovac tetap harus menempuh berbagai tahapan evaluasi dan pengawasan sebelum benar-benar dilakukan vaksinasi.
“Dan tidak langsung diberikan kepada masyarakat,” kata Mimi.
Keputusan mengenai siap vaksinasi nantinya akan diumumkan secara resmi oleh Badan POM. Saat ini lembaga itu bersama dengan pihak terkait lainnya tengah menyelesaikan tugas-tugas mereka.
Termasuk melibatkan Majlis Ulama Indonesia (MUI) sebagai lembaga berwenang untuk memastikan kehalalan Vaksin Sinovac.
Menurut Mimi, tidak semua lapisan masyarakat akan mendapatkan vaksinasi akibat keterbatasan dosis. Proses penyuntikan juga akan dilakukan secara bertahap.
Adapun kelompok yang diprioritaskan adalah tenaga kesehatan, tenaga pendidik, dan yang berhubungan langsung dengan publik, TNI, Polri, barulah masyarakat.
“Oleh sebab itu, semua pihak harus tetap patuh pada protokol kesehatan. Karena keterbatasan jumlah vaksin lah yang membuat kita belum bisa berharap banyak wabah ini akan berakhir cepat,” sebutnya. (MCR)
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan terus melakukan oper
Lingkungan
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Dalam semangat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiar
Sosial
Personel Polsek Teluk Meranti Cek Ketahanan Pangan, Ada Jagung, Semangka dan Cabai
TNI/Polri
kabarmelayu.com,INHIL Narasi membela warga dan menuding negara merampas kebun masyarakat kini mulai menuai sorotan tajam. Pasalnya, di t
Sosial
kabarmelayu.com,ROHIL Di lapangan yang sama, tanpa sekat dan jarak, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kelas IIA Bagansiapiapi, Agus
Sosial
Kemnaker Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
Ekbis
Komisi VII DPR RI melalui Panitia Kerja (Panja) Standar Nasional Indonesia (SNI) menegaskan pentingnya menjadikan
Parlemen