Kamis, 28 Mei 2026 WIB

2 Ribu Lebih Pegawai RSUD Akan Dimasukkan Dalam Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Harijal - Rabu, 20 Januari 2021 22:46 WIB
2 Ribu Lebih Pegawai RSUD Akan Dimasukkan Dalam Daftar Penerima Vaksin Covid-19
Direktur Umum RSUD Arifin Achmad, dr. H. Nuzelly Husnedi, MARS

PEKANBARU - Sebanyak 2 ribu pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad (AA) akan dimasukkan ke dalam daftar penerima vaksin Covid-19. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan dan non tenaga kesehatan. 

Direktur Umum RSUD AA Nuzelly Khusnedi, Rabu (20/1/2021) mengungkapkan, ada sekitar 2 ribu pegawai RSUD Arifin Ahmad yang akan divaksin. Mereka terdiri dari nakes dan non nakes. Mulai dari petugas administrasi, cleaning service, scurity hingga petugas kantin. 

"Jumlah pegawai kita itu kalau ditotal seluruhnya ada 2 ribu lebih. Itu ada nakes dan non nakes. Tapi untuk tahap awal kita prioritaskan yang nakes. Nanti akan kita bagi satu hari 100 orang misalnya, itu tim nya sudah kita bentuk, termasuk petugas vaksinatornya juga sudah kita siapkan," katanya.

Baca Juga:

Nuzelli mengungkapkan, saat ini jumlah tenaga kesehatan yang sudah divaksin jumlah belum sampai 100 orang. Dengan adanya pos pelayanan vaksinasi untuk pegawai yang akan dibuka di RSUD pihaknya berharap realisasi vaksinasi di kalangan tenaga kesehatan di RSUD bisa semakin meningkat.

"Yang sudah divaksin belum sampai seratus orang, masih puluhan," katanya. 

Baca Juga:

Pelaksanaan vaksinasi pegawai RSUD rencananya akan dilaksanakan di area rumah sakit. Sehingga meraka tidak perlu mengantri dan ke luar dari lingkungan RSUD untuk melakukan vaksinasi di Puskemas.

"Kami kan ramai, tentu kami akan mengatur, agar pekerjaan mereka melayani masyarakat tidak terganggu. Jadi kami sedang mengajukan agar semua pegawai RSUD itu divaksin disini (RSUD), kita sudah koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru," kata Nuzelly. 

Nuzelly menegaskan, kebijakan tersebut diambil agar para pegawai, khususnya tenaga kesehatan di RSUD Arifin Ahmad tetap bisa bekerja melayani masyarakat. Kebijakan ini dilaksanakan dalam rangka untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga pelaksanaan vaksinasi tetap berjalan tanpa mengabaikan tugasnya dalam melayani masyarakat.

"Kalau disini kan mereka kan bisa menghemat waktu, kalau vaksin nya di luar kan harus mengantri lagi, ditengah pekerjaan yang sedang padat sekarang ini memang lebih efektif, maka saya ingin mendekatkan pelayanan vaksinasi itu cukup di RSUD ini saja. Mereka tidak perlu lagi keluar kemana-mana untuk mengantri divaksin," ujarnya. (MCR)

SHARE:
beritaTerkait
Ternyata, Seseorang Bisa Dinyatakan Positif Narkoba Setelah Terpapar Asap Ganja
Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Karhutla di Palika dan Kandis
Progres capai 21 persen, Anggota koramil 05/RM dan warga kebut pengecoran Jembatan Gantung Bangko Pusaka
Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau
Semangat Berbagi Idul Adha, PT. Agrinas Palma Nusantara Mitra KSO PT. Citra Mutiara Bumi Riau Gelar Penyembelihan Hewan Kurban
Personel Polsek Teluk Meranti Cek Ketahanan Pangan, Ada Jagung, Semangka dan Cabai
komentar
beritaTerbaru