Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution menyampaikan bahwa ia ingin memberikan penekanan dari arahan Presiden terkait pengendalian dan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Ia menyebutkan, dari arahan Presiden tersebut semua arahan itu ujungnya adalah bagaimana tidak terjadi keterlambatan dalam penanganannya, yakni dengan melakukan sistem lapor cepat terhadap pencegahan Karhutla sangatlah penting.
Menurutnya, karena sistem gerak cepat yang dilakukan Satgas Karhutla Riau ketika menetapkan status siaga darurat Karhutla 2021 mendapat apresiasi langsung dari Presiden Jokowi, karena kecepatan menjadi penekanannya.
Baca Juga:
"Kecepatan itu menjadi penekan beliau (Presiden RI)," katanya, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Kabupaten/Kota se Riau terkait pengendalian Karhutla di Provinsi Riau secara virtual, di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (8/3/21).
Wagubri menuturkan, keberhasilan Riau dalam penanganan Karhutla pada tahun 2020 lalu sangat dipengaruhi oleh adanya Dasbor Lancang Kuning yang sangat membantu melaksanakan tugas dalam menangani Karhutla.
Baca Juga:
"Jadi yang bisa diidentifikasi oleh Dasbor Lancang Kuning segera ditinjau, kemudian sistem lapor cepat dan tanggap daruratan menjadi sangat pokok," tuturnya.
Kemudian ia menerangkan, Gubernur Riau juga menyampaikan upaya lain yang dilakukan oleh Pemprov Riau untuk memperkecil keinginan pihak manapun untuk melakukan pembakaran dalam membuka lahan yakni dengan menyediakan 12 alat berat.
Selain alat berat itu digunakan untuk masyarakat yang diprioritas yang betul-betul tidak mampu, menurutnya alat tersebut juga bisa digunakan untuk membuat embung, karena embung ini sangat penting untuk ketersediaan air.
"Ada beberapa keluhan di daerah kesulitan mendapatkan air, jadi air ini pokoknya harus tersedia di tempat yang sering Karhutla. Hendaknya di tempat tersebut disediakan embung dengan memanfaatkan lahan yang ada, sehingga pada saat terjadi kebakaran lagi kita tidak kesulitan mendapatkan air karena sudah tersedia air," ujarnya.
Edy Nasution menambahkan, ia juga meminta ketersediaan tabung oksigen di lapangan terutama di daerah yang rawan Karhutla. Ia juga menekankan jangan sampai petugas di lapangan kekurangan oksigen dalam proses memadamkan api.
"Semua permasalahan bisa diatasi apabila semua pihak memiliki kesamaan cara pandang dan keinginan untuk bersama mengatasi Karhutla, sehingga apa yang diharapkan Presiden dapat terlaksana," ucapnya. (MCR)
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen