PLN Tembilahan Belum Tuntaskan Kabel Semrawut
kabarmelayu.com,INHIL Jawaban resmi PT PLN (Persero) ULP Tembilahan terkait persoalan kabel semrawut di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
Sosial
PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menggelar pertemuan melalui video conference bersama investor perwakilan dari perusahaan Fiftar, Afcon dan Shapoorji, dilaksanakan di Kediaman Gubernur, Minggu (25/7/2021).
Dalam pertemuan tersebut, Gubri menyampaikan bahwa Pemprov Riau memiliki beberapa sumber daya yang potensial di Riau, sehingga dengan demikian diharapkan akan menarik minat investor untuk berinvestasi di Riau.
"Kami sambut baik adanya rencana investasi di Riau, baik untuk investasi pelabuhan, dan lainnya," ucapnya.
Baca Juga:
Gubri menerangkan, Riau memiliki potensi kelapa sawit yang sangat luas. Disebutkannya, perkebunan kelapa sawit di Riau merupakan salah satu perkebunan yang terluas di Indonesia dengan luas 2,5 juta hektar.
Ia mengungkapkan, produksi kelapa sawit di Riau satu tahunnya mencapai 7.466.000 ton lebih pertahun dan perkebunan ini tersebar di 11 kabupaten yang ada di Riau.
Baca Juga:
"Sekarang ini tujuan ekspor nya (kelapa sawit) ada ke berbagai negara, termasuk ekspor CPO yang terbesar dari Indonesia ini adalah dari Riau ini," sebutnya.
Kemudian Syamsuar menuturkan, di Provinsi Riau juga memiliki perkebunan kelapa seluas 421 ribu hektar, produksi nya mencapai 417.173 ton per tahun, dan ini kebanyakan ada di Kabupaten Indragiri Hilir, yang ekspornya saat ini ke Singapura, Malaysia dan juga Thailand.
Lanjutnya, di Riau juga memiliki sagu seluas lebih kurang 75 ribu hektar, produksinya mencapai 369 ribu per tahun dan itu tersebar di beberapa kabupaten, tapi yang terluas adanya di Kepulauan Meranti. Dan ekspor sagu ini biasanya diekspor ke Singapura, Jepang dan Malaysia.
"Dan untuk sawit ini, ekspor yang paling banyak dari Riau adalah berupaya cangkang sawit, ekspornya ke Jepang," ucapnya.
Gubri mengungkapkan, potensi lain yang ada di Riau adalah Riau merupakan provinsi penghasil karet di Indonesia. Luas lahan perkebunan karet ada 497 ribu hektar, produksi nya 337 ribu ton per tahun dan lokasinya ada di 12 kabupaten kota di Riau.
Selanjutnya, Riau juga memiliki potensi pinang dan juga di ekspor keluar negeri, luas lahan pinang di Riau ada 19.533 hektar, dan produksi nya mencapai 10.500 ton per tahun.
Riau juga memiliki perkebunan kopi dengan luas lima ribu hektar, kopi di Riau ini namanya kopi liberika. Kemudian ada nanas 1.600 ton per tahun, ada keladi ungu 450 ton yang di ekspor ke Malaysia.
Kemudian, di Riau juga memiliki produksi ikan patin. Ikan patin ini jenis ikan budidaya oleh masyarakat Riau, sekarang bisa memproduksi 30 ton per hari dan juga bisa diekspor ke negara tetangga.
"Kemudian ada kerang dara, potensi udang vaname, batubara, gas bumi, dan kapur. Kita juga punya serat rayon, pulp and paper, dan kita punya juga batu granit dan lainnya," tutupnya.(MCR)
kabarmelayu.com,INHIL Jawaban resmi PT PLN (Persero) ULP Tembilahan terkait persoalan kabel semrawut di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Di tengah kondisi keuangan Pemkab Siak yang terbatas, Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli melalui Dinas PU mengunci ke
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, SE, MM, memimpin upacara bendera Senin (31/8/2026) pagi di SMPN 22. Kegiatan
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, menunjukkan perkemban
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Plh. Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Yuliantini, S.Sos., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, Drs. H. Ta
Pemerintahan
Gerebek Pengedar Narkoba, Polresta Pekanbaru Sita 31 Catridge Etomidate dan 40 Pil Ekstasi
Hukrim
Benih Jagung Kuartal III Telah Ditanam, Polsek Kandis Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Binaan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Setelah terpantau hingga 500an hotspot (titik panas) di Riau sepekan lalu, pagi ini Badan Meteorologi Klimatolo
Lingkungan
kabarmelayu.com,MERANTI Seekor buaya muara menerkam seorang warga bernama Atai (35) saat menyeberang menggunakan rakit di Sungai Sendewo,
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Menjalani Tugas seharihari di dunia kesehatan sebagai dokter, tidak membuat dr. Hj. Nadya Isra Miranti, M.K.M ber
Kesehatan