Sabtu, 29 Agustus 2026 WIB

Walikota Pekanbaru Tegaskan Tak Ada Tebang Pilih Penegakkan Aturan PPKM

Harijal - Sabtu, 21 Agustus 2021 11:11 WIB
Walikota Pekanbaru Tegaskan Tak Ada Tebang Pilih Penegakkan Aturan PPKM
Walikota Pekanbaru Firdaus.

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT menegaskan jika tak ada tebang pilih dalam penegakan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV khususnya bagi tempat usaha.

"Tidak ada tebang pilih-tebang pilih, semua sama," ujar Walikota Jumat (20/8), menyikapi informasi adanya tempat usaha yang tidak tersentuh penertiban selama PPKM.Dikatakan walikota, dalam pengawasan di lapangan memang tidak semua tempat usaha yang bisa didatangi setiap hari oleh tim dari Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru.

"Mungkin oleh tim diambil sampel, jadi tidak semua didatangi. Tapi kalau ada tadi disebut tebang pilih, saya tegaskan lagi, tidak," ucapnya.

Baca Juga:

Menurut walikota, adanya tempat usaha yang melanggar atau seharusnya tutup namun tetap beroperasi selama PPKM, hal itu karena tidak terpantau oleh tim yang setiap hari turun melakukan pengawasan dan penertiban.

"Karena tidak terpantau dan informasi belum sampai kepada tim, sehingga belum ditertibkan," tutupnya.

Baca Juga:

Seperti diketahui, terdapat berbagai pembatasan dan aturan yang mesti dipatuhi tempat usaha selama PPKM level IV. Hal itu bertujuan menekan sebaran wabah covid yang telah membawa Pekanbaru ke zona merah dengan resiko penularan tinggi. (Pekanbaru.go.id)

SHARE:
beritaTerkait
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
Dinkes Bersama KONI Pekanbaru dan PMI Riau Bagikan 2000 Masker ke Pengguna Jalan
Peduli Stunting, Kwarcab Pramuka Pekanbaru Salurkan Bantuan di Senapelan
Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga
Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka
komentar
beritaTerbaru