Minggu, 30 Agustus 2026 WIB

Jubir Satgas Covid-19 Riau Jawab Kegelisahan Warga Soal Penyekatan Jalan Saat PPKM

Harijal - Senin, 06 September 2021 11:57 WIB
Jubir Satgas Covid-19 Riau Jawab Kegelisahan Warga Soal Penyekatan Jalan Saat PPKM

PEKANBARU --- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Riau dokter Indra Yovi mengungkapkan bahwa tujuan penyekatan jalan selama PPKM Level 4 diberlakukan, khususnya di Pekanbaru, memang bertujuan untuk menghambat mobilitas masyarakat.

Hal ini diungkapkannya saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Riau Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (6/9/2021).

“Memang ada yang bilang untuk apa PPKM kalau jalan tikus bisa dilewati? Untuk apa dibatasi kalau terjadi penumpukan di jalan yang lain? ya nggak apa - apa. Karena memang tujuan kita memang menghambat dan mempersulit,” tuturnya.

Baca Juga:

Dijelaskan, tujuan Satgas menghambat dan mempersulit warga di jalan raya dengan harapan terjadi pengurangan mobilitas masyarakat untuk keluar rumah, terutama mereka yang keluar untuk urusan yang tidak penting. 

“Setidaknya dengan PPKM orang merasa terhambat di jalan raya sehingga membuat mereka malas untuk keluar rumah. Dengan demikian mobilitas masyarakat bisa ditekan,” katanya.

Baca Juga:

Lantas, apakah PPKM efektif dan terbukti menurunkan angka kasus penyebaran Covid-19 di Provinsi Riau?

“Ya silahkan lihat lah sekarang, kasus penyebarannya bagaimana? Turun nggak, artinya terbukti kan,” sambung Indra Yovi.

Menurut data yang dia paparkan, saat kondisi normal, khusus di Pekanbaru, angka pergerakan kendaraan masyarakat mencapai 200 ribu dalam sehari. Saat PPKM leveling diberlakukan terjadi penurunan angka pergerakan yang drastis, yakni hanya 20 ribu per hari atau sekitar 90%.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Kami minta maaf kepada masyarakat selama PPKM ini ada yang dirugikan, tapi ini demi kita bersama. Meski demikian, kami tetap meminta kepada masyarakat jangan pernah abat terhadap protokol kesehatan. Apa yang terjadi saat ini masih belum seberapa. Kita masih harus waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi,” tuturnya. (MC)

SHARE:
beritaTerkait
Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah
Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes
Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap
Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional
Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare
komentar
beritaTerbaru