Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Pembangunan Jembatan Pakning - Bengkalis, Pemprov dan Pemkab Siapkan Rp2,5 Triliun

Redaksi - Senin, 10 Juni 2024 20:06 WIB
Pembangunan Jembatan Pakning - Bengkalis, Pemprov dan Pemkab Siapkan Rp2,5 Triliun
FGD Pemprov Riau, Pemkab Bengkalis bersama Kementerian PUPR dan Bappenas.(Foto:Ist)
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menyatakan siap mengucurkan dana Rp2,5 triliun untuk pembangunan jembatan yang menghubungkan pulau SUmatera Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu - dengan pulau Bengkalis.

Hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto usai rapat koordinasi di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Senin (10/6/2024).

Pembangunan infrastruktur yang digadang-gadang akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia ini membentang sejarak 6,1 kilometer. Jembatan yang bakal menyeberangi Selat Bengkalis itu akan didesain istimewa dengan sistem buka tutup layaknya di luar negeri.

Baca Juga:

Hadir dalam rapat tersebut Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR dan Direktur Pembinaan Pengembangan Pembangunan Bappenas RI. Tampak hadir Bupati Bengkalis Kasmarni, Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Hardianto serta pemangku kepentingan terkait.

Pj Gubernur Riau mengungkapkan, rapat tersebut membahas rekomendasi pola pembiayaan dari pemerintah pusat dalam kondisi dan kebutuhan yang ideal terkait pembangunan jembatan yang menghubungkan pulau Sumatera dan pulau Bengkalis.

Baca Juga:

"Saya bersama Bupati Bengkalis menyelenggarakan Focus Group discussion (FGD) bersama Kementerian PUPR dan Bappenas. Kami mengundang pusat untuk membahas skema terhadap pembayaran, apakah nanti polanya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), atau budget sharing," ujarnya.

Kata SF Hariyanto, pihaknya sudah sampaikan agar ke depan jangan salah melangkah dalam penggunaan uang negara. Dia tak ingin niat baik ini nantinya menjadi masalah.

Dari hasil rapat tersebut, ucapnya, dapat diketahui bahwa skema pembayaran yang ideal, yaitu dengan sistem KPBU. SF Hariyanto ungkapkan, bahwa Pemprov Riau bersama Pemkab Bengkalis siap berkontribusi sebesar Rp2,5 triliun untuk pembangunan jembatan tersebut.

"Kita akan menyiapkan dana Rp2,5 triliun. Pemprov Riau Rp1,5 triliun, Pemkab Bengkalis Rp1 triliun. Sisanya nanti apakah dibantu APBN atau investor, yang penting kita ikut kontribusi karena ingin jembatan ini segera terwujud," terangnya.

Pemprov Riau dan Pemkab Bengkalis sebutnya memberikan kontribusi juga, bukan hanya penonton. Dia berharap nantinya dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Selanjutnya, masih perlu dilakukan pertemuan untuk mempertajam skema pembayaran tersebut. Sehingga segala proses pembayaran nantinya tidak menyalahi aturan yang berlaku.

"Yang terpenting dari pola ini kita tidak melanggar aturan, jangan sampai melanggar Permendagri, karena ada aturannya dalam Permendagri No. 96 tahun 2016 tentang KPBU. Maka ke depannya akan ada rapat lanjutan di pusat, kita akan pertajam skemanya seperti apa, jangan sampai ada aturan yang kita langgar nantinya," tutup SF Hariyanto.(mer)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ketua Komisi III DPRD Inhil Ikuti Kegiatan Peresmian Jembatan Garuda Secara Virtual
Presiden Prabowo Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Kapolda Riau Laporkan 110 Jembatan untuk Rakyat
Ini Desain Flyover Simpang Garuda Sakti Panam
Pemasangan Instal Raling Jembatan Gantung Bangko Pusako - Menggala Sakti Rohil Dikebut, Progres 74 Persen
Polda Sudah Bangun 110 Unit, Kapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau
Progres 50 persen, Pemasangan Sling Atas Jembatan Gantung Garuda Bangko Pusaka-Menggala Sakti Dikebut
komentar
beritaTerbaru