Pria yang Hilang Setelah Melompat dari Jembatan Rantau Berangin Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas 13 Kilometer
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kampar, Desa Merangin,
Peristiwa
Bermula sekitar pukul 14.00 WIB, petugas operator layanan panggilan darurat Bengkalis Siaga 112 yang bermarkas di kantor Bupati Bengkalis, mendapat panggilan pengaduan dari Hendrizal Manulang. Pelapor menyampaikan hilangnya dua orang temannya yakni Eko dan Hendra.
Diketahui, keduanya pergi memikat burung sejak Rabu 3 September 2025 di hutan PT. Akasia Desa Bukit Kerikil.
Baca Juga:
Mendapat laporan kehilangan itu, petugas operator piket dari Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bengkalis, sesuai prosedur tetap (protap) langsung meneruskan laporan ke petugas Damkar, SAR dan kepolisian.
Begitu mendapat laporan tersebut, jajaran Polres Bengkalis merespon dan berkoordinasi dengan petugas Bhabinkamtibmas Tasik Serai dan Bhabinkamtibmas Bukit Kerikil serta pihak perusahaaan PT. SPA maupun warga Tasik Serai.
Baca Juga:
Penelusuran di lapangan, akhirnya diperoleh informasi tentang keberadaan Eko dan Hendra telah ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis, Suwarto, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang merespon cepat panggilan darurat 112 dari warga. Ini membuktikan, kehadiran panggilan darurat 112 yang mulai diujicoba awal Agustus lalu sudah dirasakan oleh warga.
Dikatakan Suwarto, pada masa uji coba, layanan panggilan darurat 112 ini baru beroperasi pada siang hari, yakni mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB selama hari kerja.
Selama ini, petugas operator sudah menerima berbagai laporan, seperti gangguan hewan lebah, kabel terjuntai di jalan, laporan orang hilang, gangguan listrik padam dan laporan ular masuk rumah.
"Alhamdulillah, setiap panggilan pengaduan langsung direspon cepat oleh petugas untuk melakukan penanganan, seperti petugas Damkar maupun petugas PLN," ujarnya.
Warga bisa memanfaatkan panggilan 112, tanpa dipungut biaya atau gratis. Setiap panggilan tentang kedaruratan maupun pengaduan Kamtibmas langsung direspon petugas.
"Mohon maaf, untuk panggilan pada malam hari dan hari libur, belum bisa dilayani petugas operator," ungkapnya.
Suwarto menambahkan, selama masa uji coba, tak jarang petugas menerima laporan prank dari oknum-oknum usil. Bahkan termausk panggilan dari anak-anak yang meminta dibukakan blokir handphone.
"Hal itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami khususnya petugas operator," tutur Suwarto.(inf/her)
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Kampar, Desa Merangin,
Peristiwa
Kalau hendak mencari muara,Jangan lupakan hulu sungainya.Kalau hendak membangun Riau tercinta,Benahi dahulu tata kelolanyaOleh Edi BasriH
Opini
kabarmelayu.com,INHIL Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan Apel Peringatan Hari Jadi ke69 Provinsi Riau Tahun 2026 y
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kepada kabupaten kota dalam rangkaian kegiatan peringa
Pemerintahan
Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Hadir di Panipahan, Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Sosial
Dari Perkebunan Petani Jambai Makmur, Polsek Kandis Kembangkan Swasembada Pangan Nasional
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Guntung Hilir, Inhu, Riau, masih dalam penanganan tim Manggala Ag
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU H. Amran Tambi resmi menakhodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Provinsi Ri
Opini
kabarmelayu.com,KAMPAR Seorang pria yang awalnya akan diamankan berkaitan dengan tindak pidana kehutanan, ternyata menyimpan puluhan butir
Hukrim
Jalan Sepanjang 5 Kilometer yang Membelah HSM Rimbang Baling Diduga Didanai Residivis Perambahan Hutan
Hukrim