Jadi Korban SK Bupati, Guru di Papua Selatan Kirim Surat Terbuka untuk Presiden
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan
Informasi tim Kemenbud turun ke Siak tersebut disampaikan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli. Katanya, atensi khusus datang langsung dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon melalui Balai Kebudayaan yang membawahi wilayah Kabupaten Siak.
"Insya Allah hari ini tim utusan Kementerian Kebudayaan turun ke Siak terkait ambruknya lantai dua Tangsi Belanda," ujar Afni.
Baca Juga:
Menurut Afni, kehadiran tim Kemenbud diharapkan tidak hanya meninjau Tangsi Belanda, tetapi juga menyasar tiga titik cagar budaya lain yang berada dalam satu kesatuan kawasan sejarah di Siak. Ketiga lokasi tersebut dinilai sudah membutuhkan penanganan serius dan masuk skala prioritas untuk direvitalisasi.
"Harapan kami, tim ini juga mengunjungi tiga titik lainnya yang menurut kami sangat penting untuk mendapat perhatian dan menjadi prioritas revitalisasi, mudah-mudahan bisa dibantu melalui APBN," harap mantan wartawan itu.
Baca Juga:
Adapun cagar budaya yang dimaksud yakni Istana Siak Asserayah Al-Hasyimiah yang juga berstatus museum nasional dan memiliki persoalan pada struktur lantai dua, Balai Kerapatan yang kondisinya dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu Makam Kota Tinggi yang membutuhkan perhatian khusus dari sisi pelestarian.
Terkait agenda tersebut, Afni menjelaskan kebetulan dirinya bersama Wakil Bupati Siak sedang menjalankan tugas menghadiri kegiatan bersama Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Jakarta. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak menugaskan Sekretaris Daerah untuk menerima dan mendampingi tim Kemenbud selama kunjungan lapangan.
"Selain Tangsi Belanda, berarti ada tiga lokasi lain yang kami harapkan juga bisa dilihat langsung oleh pihak Kementerian. Ini satu kesatuan wilayah cagar budaya di Kabupaten Siak yang perlu penanganan menyeluruh," ucap Afni.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, lantai 2 bangunan cagar budaya Tangsi Belanda yang berada di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, ambruk pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan 16 orang rombongan siswa SD IT Baitul Ridho Lubuk Dalam yang mengikuti kegiatan studi tour menjadi korban.
Bupati Siak yang sempat mendampingi korban sejak awal, memastikan seluruh korban saat mulai pulih dan sudah dibolehkan pulang ke rumah masing-masing, hanya satu anak masih dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan
SEJARAH politik Indonesia sering kali memperlihatkan pola yang repetitif individu yang datang dengan semangat disrupsi dan pembaruan sering
Opini
kabarmelayu.com,JAKARTA Di tengah hirukpikuk dinamika global yang kian tak menentu, sebuah momentum sakral terjadi di kediaman Ketua Um
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Agung Nugroho menjadi calon tunggal kompetisi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Riau periode 20
Politik
kabarmelayu.com,ROHIL Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan melaksanakan giat pengecekan pertumbuhan dan perkembangan jagung pipil di Paret K
Hukrim
Panglima TNI Dampingi Presiden RI Pada Kegiatan Penyerahan Hasil Kerja Satgas PKH
TNI/Polri
Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang Calon Jemaah Haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter B
Muslim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Plt Ketua Pengkot Pertina Pekanbaru, Bob Wendriyanto, mengembalikan formulir persyaratan pendaftaran calon Ketua
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Salah satu tugas dan fungsi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pekanbaru adalah melaks
Pemerintahan